Jokowi Yakin Indonesia Tembus Lima Besar Ekonomi Dunia
Senin, 09 April 2018 - 16:03 WIB
Jokowi Yakin Indonesia Tembus Lima Besar Ekonomi Dunia
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan siswa dan siswi SMA Taruna Nusantara di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4/2018).
Kepada sekitar 393 pelajar yang hadir, Jokowi mengajak untuk senantiasa optimistis dalam menatap masa depan.
"Saya ingin mengajak untuk optimistis menatap masa depan bahwa negara ini akan menjadi sebuah negara besar dengan usaha keras, kerja keras, dan kita harus meyakini bahwa 2045 itu Indonesia akan menjadi negara yang masuk lima besar ekonomi dunia," kata Jokowi, Senin (9/4/2018).
Dia mengatakan, Visi Indonesia Emas 2045 tidak mustahil untuk diwujudkan. Dia meyakini pada tahun tersebut Indonesia merupakan lima besar negara dengan ekonomi terbesar di dunia di mana PDB Indonesia mencapai USD9,1 triliun dengan pendapatan per kapita USD29.300 dari 309 juta penduduk.
Sementara dalam sejumlah riset lain seperti dipublikasikan Bappenas, McKinsey, dan Bank Dunia, Indonesia diperkirakan mampu menembus sepuluh besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030 mendatang. (Baca juga: Soal Indonesia Bubar 2030, Gerindra: Itu Warning dari Prabowo )
Perkiraan-perkiraan tersebut dapat diwujudkan bila seluruh elemen bangsa mau bekerja keras, tahan uji, dan tahan banting menghadapi segala ujian yang dihadapi bangsa. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, tidak pernah ada suatu negara yang mampu secara instan menjadi negara besar tanpa melalui kerja keras.
"Negara ini akan menjadi negara yang kuat ekonominya kalau kita mampu mengatasi rintangan-rintangan yang ada. Kalau kita mampu mengarungi ujian-ujian yang ada, pasti diuji. Pasti ada rintangan, pasti ada hambatan, dan mampu mengatasi cobaan-cobaan yang ada," ucapnya.
Untuk itu, Jokowi berpesan agar para pelajar Taruna Nusantara mulai mempersiapkan diri menjadi pribadi tangguh yang kelak akan memajukan bangsa Indonesia.
"Sebagai generasi yang nantinya akan memimpin negara ini ya harus tahan banting, tahan uji, tidak cengeng, dan tidak manja. Apalagi bermalas-malasan," kata Jokowi.
Kepada sekitar 393 pelajar yang hadir, Jokowi mengajak untuk senantiasa optimistis dalam menatap masa depan.
"Saya ingin mengajak untuk optimistis menatap masa depan bahwa negara ini akan menjadi sebuah negara besar dengan usaha keras, kerja keras, dan kita harus meyakini bahwa 2045 itu Indonesia akan menjadi negara yang masuk lima besar ekonomi dunia," kata Jokowi, Senin (9/4/2018).
Dia mengatakan, Visi Indonesia Emas 2045 tidak mustahil untuk diwujudkan. Dia meyakini pada tahun tersebut Indonesia merupakan lima besar negara dengan ekonomi terbesar di dunia di mana PDB Indonesia mencapai USD9,1 triliun dengan pendapatan per kapita USD29.300 dari 309 juta penduduk.
Sementara dalam sejumlah riset lain seperti dipublikasikan Bappenas, McKinsey, dan Bank Dunia, Indonesia diperkirakan mampu menembus sepuluh besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030 mendatang. (Baca juga: Soal Indonesia Bubar 2030, Gerindra: Itu Warning dari Prabowo )
Perkiraan-perkiraan tersebut dapat diwujudkan bila seluruh elemen bangsa mau bekerja keras, tahan uji, dan tahan banting menghadapi segala ujian yang dihadapi bangsa. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, tidak pernah ada suatu negara yang mampu secara instan menjadi negara besar tanpa melalui kerja keras.
"Negara ini akan menjadi negara yang kuat ekonominya kalau kita mampu mengatasi rintangan-rintangan yang ada. Kalau kita mampu mengarungi ujian-ujian yang ada, pasti diuji. Pasti ada rintangan, pasti ada hambatan, dan mampu mengatasi cobaan-cobaan yang ada," ucapnya.
Untuk itu, Jokowi berpesan agar para pelajar Taruna Nusantara mulai mempersiapkan diri menjadi pribadi tangguh yang kelak akan memajukan bangsa Indonesia.
"Sebagai generasi yang nantinya akan memimpin negara ini ya harus tahan banting, tahan uji, tidak cengeng, dan tidak manja. Apalagi bermalas-malasan," kata Jokowi.
(dam)