Sukmawati Minta Maaf, Pelapor Tetap Minta Proses Hukum Jalan Terus

Rabu, 04 April 2018 - 19:54 WIB
Sukmawati Minta Maaf,...
Sukmawati Minta Maaf, Pelapor Tetap Minta Proses Hukum Jalan Terus
A A A
JAKARTA - Putri Proklamator Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputeri meminta maaf pada publik, khususnya umat Islam atas puisi kontroversialnya yang berjudul Ibu Indonesia. Apalagi, puisi itu dibuat bukan untuk menyinggung umat Islam ataupun menistakan agama.

Menanggapi permintaan maaf itu, Ketua DPP Partai Hanura Amron Asyhari mengatakan, dia minta polisi tetap menindaklanjuti laporannya terhadap Sukmawati sesuai hukum yang berlaku. Permintaan maaf yang disampaikan Sukmawati tak akan berpengaruh terhadap proses hukum dalam kasus tersebut.

"Katanya sudah minta maaf ya Sukmawati. Ya tetap proses jalur hukum, tetap berlanjut dong ,kita pengen hukum ditegakkan ya," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/4/2018).

Menurutnya, tak mudah untuk mencabut laporan di kepolisian meski Sukmawati sebagai terlapor sudah melayangkan permintaan maafnya. Bagaimanapun, Sukmawati sudah melakukan penodaan agama.

"Kalau semua selesai dengan kata maaf, equality be for the law-nya (persamaan dihadapan hukum) bagimana? Tak bisa dong seenaknya saja, katakanlah sudah meminta maaf, itu bukan berarti selesai kasus ini," tuturnya.

Begitu juga dengan pelapor lainnya, Denny Andrian Kushidayat menerangkan, dia tak akan berubah pikiran meski Sukmawati sudah meminta maaf. Sukmawati sudah seharusnya menghadapi proses hukum sesuai dengan perbuatannya.

"Buat saya tak akan dicabut, jadi saya pikir beliau sudah parah, sudah sepantasnya dia harus mengikuti prosedur hukum," jelasnya.

Secara pribadi, bebernya, dia menerima permintaam maaf Sukmawati, tapi pelaporannya di Polda Metro Jaya harus tetap berjalan. Sebab, pelaporan itu sebagai bentuk pelajaran ke semua pihak agar lebih berhati-hati dan tidak menyinggung sesuatu kepercayaan yang ada di masyarakat.

"Namanya manusia dengan manusia, Insya Allah kita maafkan. Namun, proses hukum harus tetap berjalan, paling tidak seperti itu," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Kontroversi Sukmawati:...
Kontroversi Sukmawati: Dugaan Ijazah Palsu Hingga Tersandung Pelecehan Agama
10 Contoh Puisi tentang...
10 Contoh Puisi tentang Keluarga yang Penuh Makna dan Menggugah Perasaan
12 Contoh Puisi Pendek...
12 Contoh Puisi Pendek dengan Berbagai Tema
5 Contoh Puisi Hari...
5 Contoh Puisi Hari Ibu, Indah, Penuh Makna, dan Menyentuh Hati
Sukmawati Soekarnoputri...
Sukmawati Soekarnoputri Akhirnya Peluk Agama Hindu
5 Contoh Puisi Sumpah...
5 Contoh Puisi Sumpah Pemuda Beragam Tema, Cocok untuk Lomba di Sekolah
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved