PPP Bantah Dukung Pemberian Grasi ke Ahok

Sabtu, 31 Maret 2018 - 16:23 WIB
PPP Bantah Dukung Pemberian...
PPP Bantah Dukung Pemberian Grasi ke Ahok
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membantah mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan grasi kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Bantahan PPP itu menyikapi pemberitaan sebuah media online yang berjudul PPP Dukung Presiden Jokowi Berikan Grasi ke Ahok.

"PPP perlu menyampaikan bantahannya dengan tegas," ujar Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/3/2018). (Baca juga: MK Tolak PK Ahok, Hakim Agung Artidjo Alkostar dkk Diapresiasi )

Arsul mengaku tidak pernah bertemu atau dihubungi baik secara tatap muka maupun telepon, SMS, WhatsApp atau bentuk komunikasi lainnya oleh wartawan media yang dimaksudnya.

"Sehingga sepenuhnya judul tersebut sepenuhnya merupakan karangan," katanya.

Dia mengatakan, ada seorang wartawan di DPR bertanya kepadanya mengenai upaya hukum apakah yang masih bisa dilakukan Ahok setelah peninjauan kembali (PK) nya ditolak.

Ketika itu Arsul menjawab Ahok sudah tidak memiliki upaya hukum apa pun, kecuali grasi.

Tetapi, lanjut dia, dengan grasi berarti Ahok mengakui kesalahannya melakukan penodaan agama Islam dan memohon ampun kepada Presiden.

Arsul menjelaskan, jawabannya itu adalah jawaban normatif bagi orang yang belajar hukum.

"Tidak ada sedikit pun kalimat kepada wartawan mana pun yang mengindikasikasikan bahwa PPP dukung Presiden berikan grasi kepada Ahok. Namun oleh media yang bersangkutan tampaknya di-framing sedemikian rupa untuk memojokkan PPP," kata anggota Komisi III DPR ini.

Arsul mengungkapkan PPP mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum.
(dam)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved