2030 Indonesia Diharapkan Makin Kuat, Bukan Bubar

Selasa, 27 Maret 2018 - 15:34 WIB
2030 Indonesia Diharapkan...
2030 Indonesia Diharapkan Makin Kuat, Bukan Bubar
A A A
JAKARTA - Pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebutkan Indonesia akan bubar di tahun 2030 mendapat respons positif maupun negatif dari berbagai kalangan.

Pengelola Rumah Jokowi tingkat pusat, Omar Aram sependapat dengan pernyataan Ketua Umum PBNU Said dan Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nasir yang menyebut Indonesia akan tetap ada.

"Karena rakyatnya punya kesamaan tekad dan daya juang yang diwariskan oleh para pendiri bangsa. Indonesia merdeka bukan atas pemberian penjajah. Kita merdeka karena semangat dan tekad para pejuangnya, yaitu menjadi bangsa yang merdeka," kata Omar Aram dalam siaran pers, Selasa (26/3/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PBNU Said Aqil Sirodj menyakini Indonesia tidak akan bubar seperti dikatakan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Kami yakin Indonesia akan selamanya tetap ada, dengan syarat bangsa ini beriman, bertakwa dan berbudaya. Insya Allah tidak akan bubar," kata Said Aqil usah bertemu dengan pengurus PP Muhammadiyah di kantor PBNU, Jalan Kramat, Jakarta Pusat, Jumat 23 Maret 2018.

Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir mengatakan, rakyat Indonesia harus optimistis jika ingin negara ini tetap ada.

"Intinya, baik negara maupun komponen bangsa akan tetap bertahan selama masih ada iman," ucap Haedar.

Katanya, modal terbesar bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensinya yakni Pancasila. "Kalau dasar filosofinya kuat, Indonesia tidak akan hancur," tegasnya.

Lanjut Omar, kekhawatiran Indonesia akan bubar sangat tidak masuk akal. Menurutnya, sebagai sebuah bangsa, Indonesia memiliki segalanya untuk menjadi bangsa yang abadi dan besar.

Kata Omar, dengan kekayaan alam dan kekuatan rakyatnya, Indonesia akan menjadi negara yang abadi.

"Kita bisa menciptakan ketahanan pangan. Makanya mulai dari sekarang dibangunan infrastruktur agar semuanya bisa terhubungi, baik logistik maupun komunikasi. Dilanjutkan dengan membangun cluster-cluster industri berbasis kerakyatan," tukasnya.

Rumah Jokowi sendiri kata Omar, tengah mengencarkan 3 Gerakan, yakni Gerakan Kebaikan Sosial, Kebaikan Daya Saing, dan Kebaikan Industri.

Dia yakin, jika 3 Gerakan ini diterapkan dengan baik dan benar, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang makmur dan abadi. "Bukannya bubar, seperti yang dikatakan Prabowo Subianto," tuturnya.

Dia pun mengimbau kepada seluruh rakyat, agar bekerjasama dan saling membantu, juga penuh semangat demi terciptanya Indonesia yang mandiri dan kuat pada tahun 2030.
(maf)
Berita Terkait
Hebatnya Satuan Korps...
Hebatnya Satuan Korps Hiu Kencana Koarmada II Bertugas dalam Senyap
Lindungi Kedaulatan...
Lindungi Kedaulatan NKRI, Indonesia Rancang Strategi Keamanan Nasional
Ancaman Hoaks Terhadap...
Ancaman Hoaks Terhadap Kedaulatan NKRI di Dunia Siber
Pemerintah Diminta Tegas...
Pemerintah Diminta Tegas dan Serius Jaga Kedaulatan NKRI
Syarief Hasan Demokrat...
Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI
Kopassus Ajak Keluarga...
Kopassus Ajak Keluarga Besar TNI Jaga Kedaulatan NKRI
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved