Jawab Kritik Amien, Istana: Bagi-bagi Sertifikat Tanah Program Nyata

Selasa, 20 Maret 2018 - 18:16 WIB
Jawab Kritik Amien,...
Jawab Kritik Amien, Istana: Bagi-bagi Sertifikat Tanah Program Nyata
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapta Prabowo angkat bicara soal kritik Amien Rais yang menyebut pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah pembohongan.

Johan menjelaskan, bahwa program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan Kepala Negara karena selama ini status kepemilikan tanah milik rakyat kecil sering terjadi sengketa.

"Yang pertama saya tidak paham yang dimaksud Amien Rais ngibulin itu, ngibulin yang mana? Program Sertifikat yang dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi-JK ini sebenarnya sudah lama dilakukan dan concern perhatian Presiden itu adalah masyarakat kan banyak kepemilikan tanah itu sering dijadikan sengketa," tutur Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Sehingga, kata dia, Presiden Jokowi melakukan program bagi sertifikat tanah secara gratis kepada masyarakat.

Pada tahun 2017 sebanyak 5 juta sertifikat telah diberikan kepada masyarakat. Sementara 7 juta sertifikat ditargetkan kembali diberikan kepada masyarakat pada 2018.

"Ini bentuk concern Presiden ke masyarakat kecil terkait dengan kepemilikan tanah agar mereka punya dokumen yang sah dan legal yang bisa digunakan untuk keperluan dan kepentingan masyarakat warga itu sendiri," tuturnya. (Baca juga: Luhut Cari Dosa Amien Rais, Din Syamsuddin: Jangan Ancam Mengancam! )

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menegaskan, program bagi-bagi sertifikat tanah merupakan program nyata yang dilakukan pemerintah.

Oleh sebab itu, Johan mempertanyakan maksud Amien Rais yang menyebut Presiden Jokowi ngibul."Jadi mungkin perlu ditanya balik ke Amin Rais definisi ngibul itu apa?" tandasnya.

Johan menilai kritikan Amien kepada pemerintah juga terkadang kurang jelas. Meski demikian, dia memastikan pihaknya tidak akan mengambil langkah apapun terhadap "hujan" kritik yang dilontarkan tokoh reformasi itu.

"Kalau yang Anda maksud ambil langkah yang sifatnya serius itu, saya kira tidak," tandasnya
(dam)
Berita Terkait
Pembenahan SDM BPN Kunci...
Pembenahan SDM BPN Kunci Atasi Masalah Pertanahan
Tagar #SundaTanpaPDIP...
Tagar #SundaTanpaPDIP Susul Kontroversi Pernyataan Arteria Dahlan
Kebijakan Reforma Agraria...
Kebijakan Reforma Agraria Jokowi Dinilai Tuntaskan Masalah Pertanahan Rakyat
Terima 841 Laporan Masalah...
Terima 841 Laporan Masalah Tanah, KPK Minta Pengarsipan Pertanahan Terdigitalisasi
Tim Advokasi UI Bantu...
Tim Advokasi UI Bantu Warga Rawa Badak Jakut Selesaikan Masalah Pertanahan
Pernyataan Luhut Jadi...
Pernyataan Luhut Jadi Sinyal PPKM Bakal Dilanjut?
Berita Terkini
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved