Wantim MUI Ungkap Persepsi Ormas Islam Soal Penyerangan Tokoh Agama

Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 WIB
Wantim MUI Ungkap Persepsi...
Wantim MUI Ungkap Persepsi Ormas Islam Soal Penyerangan Tokoh Agama
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin mengatakan, belakangan ini publik dikejutkan peristiwa yang menyinggung lambang keagamaan, figur keagamaan serta penyerangan pemuka agama dan tempat-tempat ibadah.

Dengan maraknya kasus tersebut, menurut Din, muncul persepsi di kalangan umat Islam dan ormas Islam bahwa peristiwa tersebut tidak berdiri sendiri atau disebutnya direkayasa yang sistematis.

Hal itu diungkapkan Din saat acara jumpa pers usai Sidang Pleno Dewan Pertimbangan MUI, di Gedung MUI, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Sidang juga dihadiri Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Suhardi Alius.

"Sekjen MUI Anwar Abbas nanti juga akan berbicara menyimpulkan demikian. Itu pendapat resmi intitusi MUI dan pimpinan," ungkapnya.

Selaku Ketua Wantim MUI, Din mengaku memiliki persepsi yang sama mengenai hal tersebut.

Berdasarkan runtutan peristiwa itu, lanjut Din, bisa disimpulkan dengan logika sederhana bahwa kasus penyerangan terhadap pemuka agama patut diduga bukan berdiri sendiri, melainkan direkayasa secara canggih.

Maka itu, kata Din melalui forum pleno tersebut, Wantim MUI memberikan tempat atau memfasilitasi kepada Polri yang diwakili Kabareskrim dan Kepala BNPT untuk memberikan klarifikasinya, termasuk pendapat dari kalangan ormas Islam.

"Sudah dijawab, kami memahami, baik Bareskrim maupun BNPT dalam konteks penanggulangan terorisme berniat baik dan telah bekerja keras, dan saya kira anggota Wantim bisa menerima bahwa dari pihak Polri dan BNPT tidak ada niat tidak baik yang kemudian diartikan anti terhadap Islam atau umat Islam. Kebetulan beliau berdua juga muslim, ini yang kita pegang," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
5 Dampak Buruk Korban...
5 Dampak Buruk Korban KDRT, Berkaca Kasus yang Dokter Qory
Cegah Tindakan Kekerasan...
Cegah Tindakan Kekerasan Lewat Pendidikan Perdamaian
Fatwa MUI Harus Disikapi...
Fatwa MUI Harus Disikapi Rasional, Hindari Tindakan Intoleransi
Perindo Kecam Penembakan...
Perindo Kecam Penembakan Kantor MUI: Kekerasan Bertendensi Agama Harus Segera Diatasi
Kecam Penembakan di...
Kecam Penembakan di Kantor MUI, Menag: Kekerasan Tidak Bisa Dibenarkan
Perlu Sanksi Sosial...
Perlu Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga
Berita Terkini
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved