Semua Legislator PKS Diminta Hayati Tiga Garis Perjuangan

Kamis, 15 Februari 2018 - 00:43 WIB
Semua Legislator PKS...
Semua Legislator PKS Diminta Hayati Tiga Garis Perjuangan
A A A
JAKARTA - Semua anggota legislatif (Aleg) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta paham, menghayati, dan membumikan tiga garis perjuangan dalam setiap sikap dan kebijakan politiknya. Adapun tiga garis perjuangan itu pro kerakyatan, pro keummatan, dan pro pengokohan nasionalisme Indonesia.

"Setiap Aleg PKS di semua tingkat harus paham, menghayati, dan membumikan tiga pro ini dalam setiap sikap dan kebijakan politiknya. Tidak boleh kebijakan Fraksi PKS keluar dari tiga koridor ini," ujar Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini yang menjadi Ketua Aleg PKS Nasional, Rabu (14/2/2018).

Sedangkan konkritnya, kata Jazuli, Aleg PKS harus terus hadir di tengah-tengah rakyat, memahami kebutuhan rakyat, selami kesulitan dan penderitaan rakyat, serta berempati dengan permasalahan rakyat. Maka, Aleg PKS diharapkan akan pro pakyat.

Fraksi PKS seluruh Indonesia juga telah menghadirkan terobosan Hari Aspirasi Rakyat agar seluruh rakyat semakin mudah menemui dan menyampaikan aspirasinya kepada Aleg PKS.

"Di tengah ekonomi rakyat yang sulit, Fraksi PKS tegas berpihak pada rakyat dengan menolak dan mengkritisi kebijakan penaikan harga-harga kebutuhan pokok, tarif listrik, bahan bakar, dan lain-lain. Kita juga kritisi berbagai kebijakan impor seperti impor beras, garam, kedelai, dan lainnya yang jelas merugikan petani," tutur anggota Komisi I DPR ini.

Tidak hanya besikap, Fraksi PKS DPR juga menginisiasi RUU Pro Rakyat. Salah satunya, Fraksi PKS merupakan inisiator tunggal RUU Kewirausahaan yang diharapkan menjadi solusi pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi rakyat.

Sementara pro keummatan, kata Jazuli, dilakukan dengan cara selalu dekat dan menjaga silaturahim dengan kiai, ulama, habaib, dan tokoh-tokoh agama agar setiap langkah dan kebijakan Fraksi PKS tidak menyimpang dari nilai-nilai agama dan aspirasi umat. Serta selalu terdepan dalam merespons isu-isu keummatan.

"Maka sikap Fraksi PKS tegas menolak perzinahan, perilaku LGBT, peradaran miras secara bebas, dan bahaya narkoba karena bukan saja bertentangan dengan nilai-nilai agama, akhlak, lebih dari itu merusak masa depan generasi bangsa," imbuhnya.

Dia menambahkan, Fraksi PKS juga selalu terdepan dalam memperjuangkan legislasi yang mengatur masalah umat dengan keberpihakan yang kuat pada kepentingan umat seperti UU Pornografi, UU Perbankan Syariah, UU Zakat, UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan UU Pengelolaan Dana Haji, termasuk RUU Pendidikan Pesantren, RUU KUHP, RUU Pelarangan Minuman Beralkohol.

Di setiap daerah Aleg PKS DPRD juga aktif melahirkan sejumlah peraturan daerah yang menumbuhkan semagat keberagamaan. Terakhir, pro nasionalisme Indonesia diwujudkan Aleg PKS dengan menjaga Pancasila sebagai nilai identitas dan karakter serta kepribadian bangsa.

"Apa karakter bangsa Indonesia? Pancasila. Bangsa Indonesia itu bertuhan, beragama, berakhlak. Bangsa Indonesia juga menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab. Bersatu dan bersaudar. Mengedepankan musyawarah dan berlaku adil kepada seluruh rakyatnya," paparnya.

Dikatakannya, Fraksi PKS menjadi yang terdepan untuk mengcounter jika ada yang ingin menjadikan Indonesia atheis atau anti agama, bebas berbuat semuanya tanpa mengindahkan nilai dan etika, serta menjadikan Indonesia menjadi negara liberal bebas tanpa batas dan aturan. Maka itu, perilaku LGBT, miras dan narkoba ditolak, karena bukan karakter dan pasti bertentangan dengan identitas bangsa Indonesia.

"Ini lah komitmen dan garis perjuangan kami. Mohon doa dan dukungan semoga kami istiqomah dan meraih kemenangan besar pada pilkada dan pemilu mendatang," pungkasnya. Adapun rapat Pleno Fraksi PKS DPR dan DPRD diikuti 1.000 orang.
(kri)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Nilai Survei Kepercayaan...
PKS Nilai Survei Kepercayaan Publik ke Pemerintah Menurun Harus Jadi Alarm
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved