HPN 2018 Diharapkan Momentum Penguatan Ketahanan Keluarga

Jum'at, 09 Februari 2018 - 14:42 WIB
HPN 2018 Diharapkan...
HPN 2018 Diharapkan Momentum Penguatan Ketahanan Keluarga
A A A
JAKARTA - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Wirianingsih menuturkan, Hari Pers Nasional (HPN) 2018 merupakan momentum untuk penguatan ketahanan keluarga.

Menurutnya, pers mempunyai fungsi penting bagi pembangunan suatu negara menuju kehidupan berbangsa yang adil dan makmur. Masyarakat yang demokratis tidak bisa dipisahkan dari fungsi pers yang ada di negara tersebut.

"Oleh sebab itu, kebebasan pers yang bertanggungjawab sangat dibutuhkan guna menciptakan kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sesuai dengan hati nurani," kata Wirianingsih dalam keterangan resmi, Jumat (9/2/208).

Dikatakan bahwa, di Indonesia pers juga merupakan lembaga infrastruktur politik. Dalam negara demokrasi, pers dianggap sebagai pilar yang keempat setelah pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.

"Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, sebagai bagian dari gerbong besar PKS, mengajak rekan-rekan media untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi pers seperti yang tecantum dalam UU No. 40 tahun 1999, khususnya pada fungsi pers sebagai media infomasi, pendidikan dan kontrol sosial," tukasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pada fungsi kontrol, pers adalah alat kontrol kebijakan negara terhadap pembangunan berbasis keluarga dan perlindungan anak. Sementara pada fungsi pendidikan, diharapkan pers berperan lebih optimal.

"Optimal yang dimaksud adalah untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan cara memberikan informasi dan edukasi tentang sadar sehat, sadar hukum, sadar pengasuhan yang tepat dan sadar politik," paparnya.

Wurianingsih menuturkan, PKS sebagai partai dakwah memiliki cita-cita politik untuk turut serta membangun masyarakat Indonesia menuju masyarakat madani. Salah satunya adalah dengan membangun ketahanan keluarga Indonesia.

"Kami percaya bahwa keluarga adalah tempat disemainya sumber daya manusia yang unggul yang akan memengaruhi ketahanan nasional. Keluarga yang lemah akan melahirkan masyarakat yang lemah dan masyarakat yang lemah akan melahirkan negara yang lemah pula," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
HPN 2022, Jokowi: Terima...
HPN 2022, Jokowi: Terima Kasih, Pers Sudah Bangun Optimisme Hadapi Pandemi
Puncak Hari Pers Nasional...
Puncak Hari Pers Nasional di Kendari, Presiden Jokowi Hadiri Secara Virtual
Hari Pers Nasional,...
Hari Pers Nasional, Puluhan Jurnalis Gelar Bedah Rumah di Palopo
Jokowi: Jasa Insan Pers...
Jokowi: Jasa Insan Pers Besar bagi Kemajuan Bangsa
Aksi Peringatan Hari...
Aksi Peringatan Hari Kemerdekaan Pers Sedunia di Palembang
Fraksi PKB: Pers yang...
Fraksi PKB: Pers yang Kuat Sangat Penting bagi DPR
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
Akibat Keluarga Flexing,...
Akibat Keluarga Flexing, Dua Pejabat Kemenkeu Masuk Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved