Jokowi Diminta Tolak Usulan Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur

Jum'at, 26 Januari 2018 - 14:53 WIB
Jokowi Diminta Tolak...
Jokowi Diminta Tolak Usulan Jenderal Polisi Jadi Plt Gubernur
A A A
JAKARTA - Rencana penunjukan dua perwira tinggi Polri untuk menjadi pelaksana tugas (plt) gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara menjadi perhatian publik dan menimbulkan prokontra.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua perwira tinggi Polri, yakni Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan diusulkan menjadi plt gubernur Jawa Barat (Jabar) dan Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin sebagai plt gubernur Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mempertanyakan alasan di balik rencana menunjuk dua pati Polri menjadi plt gubernur.

Pertama, saat ini gubernur yang menjabat di dua provinsi tersebut bukan kontestan. "Itu artinya tak ada kekosongan kekuasaan yang mengharuskan Mendagri menunjuk plt," kata Adi saat dihubungi SINDOnews, Jumat (26/1/2018).

Kedua, kata dia, jika alasannya karena faktor kemananan lantas kenapa penunjukkan jenderal polisi menjadi plt gubernur hanya di Jabar dan Sumut. "Kenapa hanya Jabar dan Sumut?" katanya. (Baca juga: Jenderal Polisi Akan Menjadi Plt Gubernur Jabar dan Sumut )

Menurut dia, Mendagri harus menjelaskan secara transparan kepada publik mengenai alasan penunjukkan plt gubernur untuk dua provinsi tersebut.

Ketiga, sambung dia, Mendagri harusnya belajar dari Pilkada Jakarta yang menyeramkan tapi tidak terjadi kerusuhan. Padahal, kata dia, plt gubernur Jakarta saat itu bukan jenderal aktif, tapi dari kalangan sipil.

Menurut Adi, bukan jaminan plt gubernur dari kalangan polisi akan membuat pilkada berlangsung aman. Dia menilai pilkada bukan semata soal keamanan, melainkan juga persoalan budaya politik yang matang.

"Bisa dicek, pilkada kita sudah maju, nyaris tak ada letupan sekalipun tensi persaingannya mengeras. Saya Justru khawatir, hadirnya plt dari kalangan polisi hanya akan memanaskan suhu politik setempat," ujar Adi.

Keempat, kata Adi, jangan sampai ada kesan Mendagri tidak percaya kepada birokrasi. Padahal banyak birokrasi di bawah kementerian yang layak menjadi plt gubernur, bukan malah menunjuk dari kalangan eksternal.

Kelima, tambah Adi, publik waswas penunjukan plt gubernur dari kepolisian hanya akan membuka ruang kembalinya polisi dalam politik, semacam dualisme fungsi kepolisian.
Padahal, negara ini sudah bersusah payah mengembalikan polisi dan TNI ke barak setelah keadaan aman.

Apalagi, kata dia, dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) disebutkan abdi negara harus netral.

Oleh karena itu, kata dia, ASN harus dijauhkan dari anasir-anasir yang berpotensi menyeret ASN seperti polisi tergoda ke politik. "Oleh sebab itu, melihat kondisi yang ada, sepertinya Jokowi harus menolak usulan dua jenderal aktif polisi ini untuk jadi plt Gubernur. Jika pun harus ada plt, masih banyak dari kalangan birokrasi yang layak untuk jadi plt," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
Liga Arab Tolak Usulan...
Liga Arab Tolak Usulan Trump untuk Mengusir Warga Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved