Jadi Anggota Tak Tetap PBB, RI Dapat Keuntungan Global dan Regional

Minggu, 21 Januari 2018 - 14:56 WIB
Jadi Anggota Tak Tetap...
Jadi Anggota Tak Tetap PBB, RI Dapat Keuntungan Global dan Regional
A A A
JAKARTA - Keinginan Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki keuntungan global dan regional.

"Keuntungan global dan regional tersebut selaras dengan kepentingan nasional yang diselenggarakan melalui kebijakan dan politik luar negeri selama ini," ujar pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati, Minggu (21/01/2018).

Menurut dia, hal itu sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945 agar tujuan Indonesia ikut serta menciptakan perdamaian dunia lebih optimal.

Perempuan yang akrab disapa Nuning ini menilai, keberhasilan menjadi anggota tidak tetap DK PBB dapat dipandang sebagai keberhasilan diplomasi Indonesia mendapat pengakuan internasional atas kontribusinya menjaga perdamaian dunia.

"Kontribusi yang ditunjukkan selama ini adalah aktifnya TNI mengirim pasukan darat dan laut ke berbagai daerah konflik di seluruh dunia sejak 1950-an hingga kini. Bahkan beberapa tahun terakhir Polri juga aktif dalam misi-misi perdamaian," katanya.

Mantan anggota Komisi I DPR ini menambahkan, keberhasilan TNI dan Polri dalam misi perdamaian sudah saatnya ditingkatkan dengan mengirim pesawat-pesawat TNI AU sebagai bagian pasukan penjaga perdamaian.

Bahkan, kata dia, pemerintah patut mempertimbangkan komponen sipil dan beberapa LSM ikut dalam berbagai civic mission sebagai bagian misi perdamaian. "Keuntungan lain adalah kesempatan lebih luas bagi Indonesia untuk menunjukkan pengaruhnya di arena internasional dan di kawasan," katanya.

Menurut Nuning, berbagai kepentingan nasional juga dapat diproyeksikan ke dunia internasional dan regional guna mengantisipasi dan mencegah berbagai bentuk intervensi negara lain yang dapat mengganggu kedaulatan Indonesia.

Bahkan lebih jauh, keuntungan berikutnya adalah Indonesia dapat ikut menentukan keputusan-keputusan DK PBB termasuk usulan konsep-konsep resolusi PBB yang dapat lebih berpihak kepada kepentingan global dibanding kepentingan sekelompok kecil negara.

Dia menambahkan, keuntungan global dan regional juga dapat memperkuat strategi Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan kawasan.

"Dengan menjadi anggota tidak tetap DK PBB Indonesia dipercaya dapat menyelesaikan ancaman teror dan juga menyelesaikan separatisme. Dunia akan lebih percaya kepada pemerintah Indonesia dibandingkan kelompok teror atau separatis," ujarnya
(dam)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Prabowo-Gibran Presiden...
Prabowo-Gibran Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved