Coklit Serentak 2018 Masuk Museum Rekor Indonesia

Minggu, 21 Januari 2018 - 00:38 WIB
Coklit Serentak 2018...
Coklit Serentak 2018 Masuk Museum Rekor Indonesia
A A A
SURABAYA - Kegiatan mencoklit serentak yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) masuk dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kegiatan mencoklit serentak dan terbanyak.

Dalam sambutannya, Ketua Umum MURI, Jaya Suprana mengaku terkejut dengan tugas yang dilakukan KPU. Menurut dia, kegiatan ini belum pernah terjadi di dunia bahwa ada kegiatan mencoklit yang terorganisir, serentak serta sebaik dan sukses seperti di Indonesia.
“Setelah saya menyaksikan apa yang terjadi dan langsung dengan menyesal saya menolak pengajuan ini sebagai rekor Indonesia, karena saya belum pernah dengar ada coklit di negara lain,” ujar Jaya Suprana.

Dia pun menilai rekor yang didapat KPU lebih pantas dianggap sebagai rekor dengan pencapaian dunia. Dia berharap apa yang ditunjukkan oleh KPU bisa menjadi penanda bahwa demokrasi Indonesia bisa menjadi kiblat dunia.

“Seluruh dunia negara demokrasi berpaling ke Indonesia bagaimana belajar pemilu secara paripurna dan secara sempurna,” kata Jaya Suprana.

Ketua KPU Arief Budiman mengaku bangga dan bersyukur. Pekerjaan mencoklit yang dilakukan lembaganya ini, menurut dia, murni sebagai tugas yang harus diemban. Kalau pun ada pihak yang memberikan apresiasi atas kegiatan ini maka hal tersebut menurut dia sebagai bagian dari sejarah yang dapa menjadi conoth bagi generasi selanjutnya.

“Ini kan bagian dari sejarah perjalanan demorkasi dan pemilu Indonesia, maka saya ingin hal-hal baik itu dicatat, bukan untuk membesarkan apa yang kita kerjakan tapi warisan generasi yang akan datang,” kata Arief.

Dia optimis, apa yang dicapai KPU pada pelaksanaan coklit serentak ini dapat lebih ditingkatkan lagi dimasa yang akan datang. Tentunya dapat berdampak lebih baik bagi upaya memperbaiki kualitas data pemilih di Indonesia. “Kalau sekarang kita berhasil mencoklit 1,9 juta rumah maka suatu saat nanti maka harus lebih dari itu,” tambah Arief.

Coklit serentak mengerahkan 35 ribuan petugas PPDP yang tersebar di 31 provinsi, 381 kabupaten/kota, 5.564 kecamatan serta 64.526 desa kelurahan/desa. Adapun penyelenggara pilkada 171 daerah, terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten, 39 kota.
(pur)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Ini Daftar 75 Parpol...
Ini Daftar 75 Parpol Berbadan Hukum yang Bisa Ikut Pemilu 2024
KPU: Parpol Parlemen...
KPU: Parpol Parlemen Bisa Gunakan Nomor Urut Pemilu 2019
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved