Tukang Racik Kandidat Kepala Daerah

Senin, 22 Januari 2018 - 05:00 WIB
Tukang Racik Kandidat...
Tukang Racik Kandidat Kepala Daerah
A A A
MENJADI pertahana tak membuat Harnojoyo santai menghadapi pemilihan walikota (pilwakot) Palembang. Apalagi dalam konstestasi tahun ini, ia dan wakilnya, Fitrianti Agustinda akan ditantang tiga paslon: Sarimuda-Abdul Rozak, Mularis-Syaidina Ali, dan Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji. Tak ingin kehilangan kursi Palembang I, Harnojoyo memasang kuda-kuda dengan menyewa konsultan politik untuk mengarungi pilkada di Kota Pempek itu.

Konstestasi politik sepertinya tak bisa dilaluinya hanya mengandalkan tim sukses dan dukungan partai. Keberadaan konsultan politik dalam pilkada memang sangat krusial untuk memberikan saran, data, dan strategi agar memenangkan pilkada. Tak bisa dipungkuri konsultan politik dan lembaga survei mempunyai sumber daya manusia dan teknologi mumpuni yang mampu memetakan kelemahan dan kelebihan baik dari sisi kliennya maupun lawan. Hal itu juga ditempuh Harnojoyo. "Hanya saja, saya hanya menggunakan konsultan politik untuk survei dan pemetaan saja," ujarnya kepada Aina Rumiyati Azis dari SINDO Weekly.

Harnojoyo dan Fitrianti akan menggunakan hasil survei itu untuk menambal berbagai kekurangan yang dipotret langsung dari masyarakat. Tapi ia tak ingin hanya berpatokan pada hasil survei. Dalam pilkada, elektabilitas, popularitas, kelemahan, dan kelebihan baik dirinya maupun lawan bisa berubah setelah kampanye. Apalagi jika lawan sudah disentuh oleh konsultan politik. "Selama ini, saya terus mengenalkan diri dan berusaha mengetahui kebutuhan masyarakat," terangnya.

Di Indonesia, lazimnya konsultan politik juga merangkap lembaga survei. Tapi ada beberapa yang mengkhususkan diri sebagai konsultan politik atau lembaga survei saja. Sayangnya, Harnojoyo tak mau menyebut konsultan politik yang disewanya dan berapa fulus yang dirogoh dari kantongnya. Ia memilih hanya menggunakan jasa survei karena biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan full paket jasa konsultan politik. "Menyesuaikan dengan dana yang kami miliki," akunya, Kamis (18/1/2018) pekan lalu.

Konsultan politik biasanya menawarkan berbagai jasa dalam menghadapi pilkada, mulai dari survei, pencitraan, quick qount, mengurusi perangkat kampanye, bahkan pendampingan pasca pilkada jika terjadi sengketa hukum. Seperti ingin menutupi pengeluarannya, Harnojoyo hanya menceritakan besaran biaya jasa full paket untuk tingkat pemilihan gubernur. "Bisa mencapai Rp30 miliar," ungkapnya.

Lalu bagaimana cara kerja konsultan politik dalam upaya memenangkan kliennya? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 47/VI/2017 yang terbit Senin (22/01/2018).
(amm)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved