Peneliti ICW Minta KPK Tak Kabulkan Keinginan Setya Novanto

Jum'at, 12 Januari 2018 - 18:39 WIB
Peneliti ICW Minta KPK...
Peneliti ICW Minta KPK Tak Kabulkan Keinginan Setya Novanto
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tidak mengabulkan keinginan Setya Novanto menjadi justice collabolator kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Pendapat itu disampaikan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter mengamati sikap Setnov yang dinilainya sejak awal tidak kooperatif terhadap aparat penegak hukum dalam penuntasan kasus e-KTP.

"Dilihat sejak awal, SN tidak kooperatif sejak masa penyidikan. Beberapa kali mangkir, dia sempat hilang hingga muncul status DPO (masuk daftar pencarian orang). itu merupakan rangkaian peristiwa bahwa SN tidak mau kooperatif," kata Lalola di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Sekadar informasi, justice collabolator adalah saksi pelaku yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum membongkar suatu kasus.

Sikap tidak kooperatif Setnov, lanjut Lalola, semakin terlihat dari kasus menghalangi-halangi penyidikan yang diduga melibatkan advokat Fredrich Yunadi dan dokter Bimanesh Sutarjo. Keduanya saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Itu semakin menguatkan sejak awal SN (Setya Novanto-red) bermaksud tidak mau kooperatif," tandasnya.

Atas dasar itu, Lalola berpendapat pengajuan status justice collaborator oleh Setnov tidak perlu dikabulkan."KPK harus hati-hati. Saya berpendapat tidak perlu status justice collaborator dikeluarkan untuk SN," kata Lalola.
(dam)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved