Isu SARA dan Pelanggaran Moral Akan Hantui Pilkada 2018

Senin, 08 Januari 2018 - 18:02 WIB
Isu SARA dan Pelanggaran...
Isu SARA dan Pelanggaran Moral Akan Hantui Pilkada 2018
A A A
JAKARTA - Praktik kampanye hitam diprediksi semakin ramai menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar Juni 2018 mendatang.

Kampanye hitam sudah terlihat dengan beredarnya foto mirip Bupati Banyuwangi, Abdullah Awar Anas yang akhirnya mengembalikan mandat pencalonannya sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur kepada DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Direktur Bhineka Institute, Ridwan Darmawan memprediksi kampanye hitam, termasuk yang bersinggungan dengan isu suku agama ras dan antargolongan (SARA) akan ramai menjelang dan saat pilkada.

"Penganjur (kampanye hitam-red) dan propagandis isu SARA biasanya juga sekaligus bertendensi sebagai 'polisi moral'," kata Ridwan saat dihubungi SINDOnews, Senin (8/1/2018). (Baca juga: Isu Tak Sedap Muncul Jelang Pilkada, Elite Politik Diminta Kesatria )

Ridwan menyesalkan sasaran isu moral kerap menyasar calon pemimpin daerah yang jika diukur dari sisi prestasi terbilang berhasil dalam memimpin daerah, seperti yang dialami Azwar Anas.

Di luar kontestasi politik, pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini menyesalkan mundurnya Anas dari pencalonannya di Pilgub Jatim akibat isu tersebut.

Padahal, kata dia, tidak ada jaminan tindakan tersebut memengaruhi cara kerja dan keberhasilan calon ketika terpilih. Terlebih, sambung dia, hal itu kemungkinan dilakukan jauh sebelum menjabat sebagai kepala daerah.

Ridwan berharap kampanye hitam dan isu SARA tidak terjadi dalam pilkada agar proses demokrasi yang lebih jujur dan bermartabat. "Oleh karenanya masyarakat hari ini lebih cendrung mencari pemimpin amanah, tidak korupsi, tidak mengabaikan kepentingan rakyat. Itu ukuran-ukuran umum masyarakat kita hari ini," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved