Kubu Djan Faridz Kecam Pendudukan Paksa Kantor PPP oleh Kubu Romi

Kamis, 14 Desember 2017 - 14:57 WIB
Kubu Djan Faridz Kecam...
Kubu Djan Faridz Kecam Pendudukan Paksa Kantor PPP oleh Kubu Romi
A A A
JAKARTA - Konflik Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali mencuat setelah kepengurusan PPP hasil Surabaya yang dipimpin Romahurmuziy alias Romi diduga mengambil paksa Kantor Pusat PPP di Jalan Diponegoro nomor 60 yang selama ini dikuasai PPP hasil Muktamar Jakarta dengan pimpinannya, Djan Faridz.

Ketua Umum Pemuda Persatuan (PP), Ebit Boi T mengaku pihaknya prihatin atas aksi pengambilan paksa yang disebutnya perampasan kantor oleh kubu Rommy. Menurutnya, penguasaan kantor disesalkan seluruh pengurus DPW Pemuda Persatuan di bawah kepemimpinan Ketum PPP, Djan Faridz.

"Untuk itu, DPP PP melahirkan maklumat dan pernyataan sikap politik atas pengambil alihan kantor PPP secara paksa dan premanisme di bawah kepemimpinan Romahurmuziy yang inkonstitusional dan melanggar AD/ART partai karena proses hukum masih berjalan," ujar Ebit saat jumpa pers di Jl. Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017).

Ebit menuturkan, maklumat dan sikap politik PP menyebutkan, bahwa orang-orang yang menduduki kantor DPP PPP adalah preman-preman yang dibayar pihak tertentu, bukan dari anggota organisasi sayap PPP. Maka, situasi kantor PPP dalam darurat yang perlu diambil alih oleh PP dan seluruh organisasi sayap partai.

Ebit mengaku juga mengecam tindakan Polda Metro Jaya yang dipandang membiarkan aksi premanisme atau pendudukan paksa kantor PPP.

Selain itu, DPP PP hanya mengakui Djan Faridz sebagai Ketum yang sah berdasarkan ketentuan AD/ART dan berhak menduduki dan beraktifitas di Kantor Pusat PPP.

"DPP PP tidak mengakui Romahurmuziy dan kepengurusannya yang inkonstitusional, melanggar AD/ART dan tidak berhak menduduki dan beraktifitas kantor Pusat PPP di Jalan Diponegoro nomor 60 Jakarta Pusat," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved