Sosok AM Fatwa di Mata ICMI, Berani Melawan Represi Rezim Orba

Kamis, 14 Desember 2017 - 12:16 WIB
Sosok AM Fatwa di Mata...
Sosok AM Fatwa di Mata ICMI, Berani Melawan Represi Rezim Orba
A A A
JAKARTA - Suasana duka menyelimuti kediaman Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa yang meninggal dunia pada usia 78, Kamis (14/12/2017) pagi.

Kediaman AM Fatwa dipenuhi oleh pihak keluarga dan kerabat. Karangan bunga terpampang di halaman rumah AM Fatwa di Jalan Condet Pejaten, Komplek Bappenas, Jakarta Selatan. Tertulis dari Presiden Indonesia RI ke-3 BJ Habibie.

Semasa hidupnya, AM Fatwa dikenal sebagai sosok yang paling berani melawan represi rezim Orde Baru pimpinan Presiden Soeharto di dekade 1980-an. Dalam kasus Tanjung Priok, AM Fatwa merupakan penggagas adanya ‘Lembaran Putih’. Isinya, mendesak pemerintah segera membuat tim pencari fakta kasus tragedi pembunuhan Tanjung Priok yang menewaskan puluhan orang.

Sekretaris Jenderal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Mohamad Jafa Hafsah mengenang kembali sosok AM Fatwa, saat tiba di rumah duka. "Kita sudah paham peristiwa Tanjung Priok. Karena dia masuk Petisi 50, bagaimana ketidakcocokan beliau dengan pemerintah waktu itu," ujarnya di rumah duka, Kamis (14/12/2017).

Adapun jenazah AM Fatwa rencananya akan dimakamkan di TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (14/12/2017) ini, usai disalatkan. "Nanti sore dimakamkan di Kalibata," kata salah satu staf Sekretariat DPD RI, Rika.

Saat tiba di rumah duka, keranda jenazah tampak digotong sekitar sepuluh orang. Keranda dilapisi kain hijau bertuliskan bahasa Arab, serta bendera Merah Putih. Jenazah langsung dibawa di Musala Fatwa Al-Hariri, yang letaknya tepat di samping rumah AM Fatwa.

Pantauan di lokasi, terlihat beberapa tokoh mensalatkan jenazah Anggota DPD RI tersebut. Seperti Solahuddin Wahid atau Gus Sholah, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, dan lainnya.

Pihak keluarga, kerabat, serta tetangga terlihat memenuhi musala. Sekitar ratusan orang silih berganti untuk mensalatkan jenazah AM Fatwa. "Dikarenakan tempat terbatas, untuk mensalatkan almarhum, akan digelar secara silih berganti," ujar seorang pria dengan pengeras suara.
(kri)
Berita Terkait
Obituari KH Noer Muhammad...
Obituari KH Noer Muhammad Iskandar, Pendiri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah
Konsep Wawasan Nusantara...
Konsep Wawasan Nusantara Mochtar Kusumaatmadja Diakui Konstitusi Internasional
Ali Masykur Musa: Kiai...
Ali Masykur Musa: Kiai Noer Figur Santri Penakluk Jakarta
Ketua Umum Parmusi Usamah...
Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam Meninggal Dunia
Karangan Bunga Moeldoko...
Karangan Bunga Moeldoko dan Anies di Rumah Duka M Kusumaatmadja
Sopir Pribadi Ungkap...
Sopir Pribadi Ungkap Sosok Mendiang Sarwono Kusumaatmadja
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved