Menkominfo: Masyarakat Akan Kembali ke Media Mainstream

Kamis, 07 Desember 2017 - 15:09 WIB
Menkominfo: Masyarakat...
Menkominfo: Masyarakat Akan Kembali ke Media Mainstream
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut, saat media sosial banyak memberitakan berita hoax atau tidak benar, maka masyarakat akan kembali kepada media Mainstream.

Hal itu dikatakan Menkominfo menanggapi hasil survei Nielsen Consumer & Media View (CMV) di 2017 bahwa koran lebih dipilih pembaca karena nilai beritanya yang dapat dipercaya. Adapun survei itu dilakukan di 11 kota dengan menginterview 17.000 responden.

"Saat medsos "tidak dipercaya" maka orang akan kembali ke media mainstream," kata Rudiantara melalui pesan elektronik yang diterima SINDOnews, Kamis (7/12/2017).

Diberitakan SINDOnews sebelumnya, Direktur Eksekutif Nielsen Media, Hellen Katherina menjelaskan, Nielsen telah melakukan survei di 11 kota dengan menginterview 17.000 responden. Dari hasil survei tersebut, saat ini media cetak termasuk koran, majalah dan tabloid memiliki penetrasi sebesar 8% dan dibaca oleh 4,5 juta orang.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar atau sekitar 83%-nya membaca koran. Alasan utama para pembaca masih memilih koran yaitu karena nilai beritanya yang dapat dipercaya.

"Element trust terhadap konten tentu berpengaruh terhadap iklan yang ada di dalamnya, sehingga keberadaan koran sebagai media beriklan sangat penting untuk produk yang mengutamakan unsur trust, misalnya produk perbankan dan asuransi," kata Hellen di Jakarta, kemarin.

Sedangkan untuk tabloid dan majalah, menurut Hellen, para pembaca menilai lebih kepada tulisan yang bersifat kisah nyata. Jika dilihat dari profile pembaca, media cetak di Indonesia cenderung dikonsumsi oleh konsumen dari rentang usia 20-49 tahun (74%), memiliki pekerjaan karyawan (32%) dan mayoritas pembacanya berasal dari kelas atas (54%).

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa pembaca media cetak masih produktif dan dari kalangan yang mapan. Pembaca media cetak juga merupakan pembuat keputusan dalam rumah tangga untuk membeli sebuah produk (36%). Membaca buku adalah salah satu hobi dari konsumen media cetak.
(pur)
Berita Terkait
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Media Harus Tanamkan...
Media Harus Tanamkan Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan
Kebakaran Jakarta Islamic...
Kebakaran Jakarta Islamic Center Jadi Pemberitaan Media Asing
IJTI Imbau Media Tidak...
IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
HT Tegaskan MNC Media...
HT Tegaskan MNC Media Siap Membantu Pemberitaan Soal Palestina
Kunjungan MNC Media,...
Kunjungan MNC Media, Kapolda Sulut dan Direksi Bank SulutGo Tegaskan Peran Strategis Pemberitaan
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved