Setya Novanto Jadi Tersangka, Golkar Dipastikan Tetap Solid
Sabtu, 11 November 2017 - 21:39 WIB
Setya Novanto Jadi Tersangka, Golkar Dipastikan Tetap Solid
A
A
A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Maman Abdurrahman menegaskan pihaknya tetap solid mendukung Setya Novanto (Setnov) sebagai ketua umum meski kembali menyandang status tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.
Maman mengatakan, hingga kini tak ada suara sumbang dari internal Golkar yang meminta adanya pergantian kepemimpinan melalui munas luar biasa (Munaslub).
"Semua masih solid. Belum ada dorongan Munaslub. Ada banyak agenda yang jauh lebih diprioritaskan dalam waktu dekat ini," ujar Maman dalam diskusi bertajuk 'Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi?' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).
Alih-alih meributkan suksesi kepemimpinan, Maman menegaskan, partainya kini tengah fokus menghadapi gelaran pilkada serentak tahun 2018. Dia menilai, hal itu lebih penting saat ini.
"Ada kepentingan yang jauh lebih besar dibanding sekadar kita masuk dalam ranah perdebatan konflik ketum. Kondusifitas internal jelang Pilkada 2018 jauh lebih penting," kata Maman.
Maman mengatakan, hingga kini tak ada suara sumbang dari internal Golkar yang meminta adanya pergantian kepemimpinan melalui munas luar biasa (Munaslub).
"Semua masih solid. Belum ada dorongan Munaslub. Ada banyak agenda yang jauh lebih diprioritaskan dalam waktu dekat ini," ujar Maman dalam diskusi bertajuk 'Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi?' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).
Alih-alih meributkan suksesi kepemimpinan, Maman menegaskan, partainya kini tengah fokus menghadapi gelaran pilkada serentak tahun 2018. Dia menilai, hal itu lebih penting saat ini.
"Ada kepentingan yang jauh lebih besar dibanding sekadar kita masuk dalam ranah perdebatan konflik ketum. Kondusifitas internal jelang Pilkada 2018 jauh lebih penting," kata Maman.
(kri)