Terlihat Intim dengan Jokowi, Demokrat Pilih Tetap di Luar Pemerintahan
Selasa, 31 Oktober 2017 - 16:38 WIB
Terlihat Intim dengan Jokowi, Demokrat Pilih Tetap di Luar Pemerintahan
A
A
A
JAKARTA - Dalam sejumlah momen Partai Demokrat dihubungkan tengah intim dengan pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setidaknya hal itu tercermin dari perjumpaan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Jokowi selama tiga kali di Istana Merdeka.
Hal tersebut masih ditambah dengan kehadiran Putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Jokowi yang disebut-sebut telah mendapat restu SBY beberapa waktu lalu. Hal ini masih ditambah sikap Demokrat yang mendukung Perppu nomor 7 tahun 2017 tentang Ormas, meski dengan catatan.
(Baca juga: Respon Demokrat Soal Pertemuan Antara Jokowi-SBY dan JK-AHY )
Sinyalemen kedekatan Demokrat dengan pemerintah Jokowi dihubungkan bahwa Partai berlambang bintang mercy ini akan mendukung Jokowi setidaknya pada 2019 mendatang. Menanggapi hal ini, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan mengaku partainya memilih tetap di luar pemerintahan.
"Kalau semuanya di dalam nanti siapa yang mengingatkan. Mengkritiknya. Jadi dalam negara demokratis itu perlu penyeimbang," ucap Hinca di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Menurut Hinca, dengan posisi Demokrat yang berada di luar pemerintahan maka, dia menilai, jika pemerintah ini baik maka akan didukung. Jika sebaliknya, maka akan dikritik. Menurutnya, posisi mendukung atau di luar pemerintahan tidak perlu mengharapkan sebuah balasan.
"Negara ini negara kita semua. Kita urus bersama. Bisa di dalam bisa di luar. Kemarin kami sepuluh tahun di dalam. Sekali kali kami di luar. Penyeimbang," pungkasnya.
Hal tersebut masih ditambah dengan kehadiran Putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Jokowi yang disebut-sebut telah mendapat restu SBY beberapa waktu lalu. Hal ini masih ditambah sikap Demokrat yang mendukung Perppu nomor 7 tahun 2017 tentang Ormas, meski dengan catatan.
(Baca juga: Respon Demokrat Soal Pertemuan Antara Jokowi-SBY dan JK-AHY )
Sinyalemen kedekatan Demokrat dengan pemerintah Jokowi dihubungkan bahwa Partai berlambang bintang mercy ini akan mendukung Jokowi setidaknya pada 2019 mendatang. Menanggapi hal ini, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan mengaku partainya memilih tetap di luar pemerintahan.
"Kalau semuanya di dalam nanti siapa yang mengingatkan. Mengkritiknya. Jadi dalam negara demokratis itu perlu penyeimbang," ucap Hinca di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (31/10/2017).
Menurut Hinca, dengan posisi Demokrat yang berada di luar pemerintahan maka, dia menilai, jika pemerintah ini baik maka akan didukung. Jika sebaliknya, maka akan dikritik. Menurutnya, posisi mendukung atau di luar pemerintahan tidak perlu mengharapkan sebuah balasan.
"Negara ini negara kita semua. Kita urus bersama. Bisa di dalam bisa di luar. Kemarin kami sepuluh tahun di dalam. Sekali kali kami di luar. Penyeimbang," pungkasnya.
(pur)