Relawan: Jangan Kaitkan Urusan KLB Demokrat dengan Presiden Jokowi

Rabu, 10 Maret 2021 - 13:35 WIB
loading...
Relawan: Jangan Kaitkan...
Ketua umum Relawan Buruh For Jokowi (RBFJ) Mudhofir Khamid bersama Presiden Jokowi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Relawan Buruh For Jokowi (RBFJ) Mudhofir Khamid menegaskan tidak ada hubungan urusan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang telah menetapkan Kepala Staf Keprisidenan Moeldoko menjadi Ketua umum dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sekali lagi, konflik internal Partai Demokrat yang berbuah KLB di Deli Serdang dan menetapkan Moeldoko jadi Ketua umum partai Demokrat tidak ada kaitannya dengan presiden Jokowi," kata Mudhofir.

Dia juga mengenai Moeldoko yang dipilih melalui KLB adalah urusan pribadi. "Jangan semua handuk dilempar ke Presiden dong. Masak urusan internal parpol dilempar juga ke Jokowi. Presiden saat ini sedang fokus melayani masyarakat menanggulangi Covid-19 dan pemulihan ekonominya," ungkapnya.Baca juga: Propam Belum Terima Laporan Intel Polres Ancam Pengurus Demokrat

Dia mengingatkan, perpecahan partai politik juga pernah terjadi saat rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin negara ini. "Kita semua masih ingat, PKB juga terjadi perpecahan saat SBY," jelasnya.

Mudhofir juga mengenang tahun 2013 lalu saat SBY "mendongkel" Ketua umum partai Demokrat Anas Urbaningrum lantaran tersandung persoalan hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Setelah kepemimpinan Anas digulingkan saat itu, kini terjadi KLB yang menimpa AHY. Adanya, KLB Demokrat ini saya melihat ada kepemimpinan yang rapuh. Sehingga, terjadilah KLB di Deli Serdang. Jadi saya tegaskan, Jokowi jangan lagi diseret-seret dalam konflik internal Demokrat," tuturnya.Baca juga: Demokrat Tegaskan Tak Pernah Tuding Pemerintah dalam Pusaran KLB Moeldoko
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Rekomendasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved