Laporkan Fajar Agustanto, Akbar Sebut Pernah Diancam Pengacara

Senin, 30 Oktober 2017 - 15:17 WIB
Laporkan Fajar Agustanto,...
Laporkan Fajar Agustanto, Akbar Sebut Pernah Diancam Pengacara
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR, Akbar Faisal mengaku mengapresiasi langkah Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Siber Bareskrim Mabes Polri yang berhasil mengungkap pelaku penyebar berita bohong yang dilaporkan dirinya.

Dalam kasus ini, Dirtipid Siber telah menangkap admin Portal Suara News, Fajar Agustanto. Akbar mengaku telah melaporkan tiga portal berita yakni, Suara News, Rakyat bersuara, dan Publik.

"Ini pemain lama. Yang terbongkar baru satu, suara news. Ditangkap di mojokerto, saya apresiasi ke polri," ujar Akbar di Gedung Dirtipid Siber Bareskrim Polri, Jl. Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta, Senin (30/10/2017).

Dalam kasus ini, Akbar mengaku menyerahakan sepenuhnya kepada Polri. Menurutnya, motif pelaku menyebarkan berita bohong dirinya masih terus dikembangkan dirinya.

Politikus Partai Nasdem ini menduga, kasus ini ada kaitannya dengan ancaman yang pernah diterimanya dari salah seorang pengacara. Akbar mengaku pernah melaporkan seorang pengacara. Akbar melaporkan karena diancam seorang pengacara melalui pesan Watsapp akan diungkap kesalahannya dalam kasus KTP elektronik.

Menurut Akbar, kasus yang menjerat Fajar, dirinya mengaku secara pribadi telah memaafkan. Namun, proses hukum tetap berlanjut. "Saya dikonfrontir dengan Fajar Agustanto, dia minta maaf kepada saya, saya maafkan dia," tandasnya.

Fajar Agustanto sendiri telah ditangkap Polri di daerah Mojokerto. Dia diduga telah melakukan pencemaran nama baik terhadap Akbar karena mengunggah berita bohong melalui portal berita Suara News. Fajar diduga pemilik atau admin portal berita tersebut.

Setidaknya ada empat berita bohong yang diunggah Fajar semisal berita yang menyebut Akbar Faizal memiliki uang simpanan di Singapura sebesar USD 25 juta hasil dari Korupsi APBN.

Akbar juga dituding memiliki simpanan di Bandung memiliki Villa Mewah di Dago Pakar. Ada pula berita berjudul Akbar Faisal penikmat duit haram e-KTP. Akbar juga diberitakan memiliki rumah mewah penuh emas di Makassar.
(pur)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Berita Terkini
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved