Panglima Ditolak Masuk, Ini Pesan TNI untuk Pemerintah AS

Senin, 23 Oktober 2017 - 14:48 WIB
Panglima Ditolak Masuk,...
Panglima Ditolak Masuk, Ini Pesan TNI untuk Pemerintah AS
A A A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) meminta Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjelaskan alasan di balik pelarangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke wilayahnya.

Meskipun larangan tersebut sudah dicabut, TNI menegaskan Panglima tidak akan begitu saja berangkat ke AS.

"Walaupun sekarang sudah boleh (ke AS-red), tentu harus ada kejelasan mengapa bisa terjadi pelarangan ini harus jelas," tegas Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto kepada SINDOnews, Senin (23/10/2017). (Baca juga: RI Kirim Nota Diplomatik ke AS Soal Penolakan Masuk Panglima TNI )

Menurut dia, apabila merasa melakukan kesalahan, Pemerintah AS harus meminta maaf. Tetapi bukan kepada Panglima TNI melainkan kepada Pemerintah Indonesia.

"Bukan kepada Panglima tapi kepada Pemerintah. Panglima akan berangkat lagi tentunya atas perintah Presiden, tidak asal bisa berangkat," tuturnya.

Dia menegaskan Jenderal Gatot berangkat ke AS sebagai Panglima TNI atas Presiden. "Berarti utusan Pemerintah RI," ucap Wuryanto.

Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization pada 23-24 Oktober di Washington DC.

Panglima TNI diundang secara resmi oleh Panglima Angkatan Bersenjata AS Jenderal Joseph F Dunford yang merupakan sahabat sekaligus senior.

Saat Panglima TNI beserta delegasi berada di Bandara Soekarno-Hatta dan hendak check in pada Sabtu 21 Oktober 2017, tiba-tiba pihak maskapai penerbangan Emirates menyatakan kalau Panglima TNI bersama delegasi tidak diperbolehkan masuk ke Amerika Serikat.

Padahal, saat itu Panglima TNI dan delegasi sudah mengantongi visa dari AS untuk hadir dalam acara tersebut.
(dam)
Berita Terkait
Kemenlu Beri Tanggapan...
Kemenlu Beri Tanggapan Terkait Insiden Kekerasan Terhadap Diplomat Nigeria
Konflik Diplomatik Makin...
Konflik Diplomatik Makin Panas, Jepang Peringatkan Warganya di China
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Dubes Tiongkok Bersama...
Dubes Tiongkok Bersama Para Pemimpin Ormas Islam Konsolidasikan Hubungan Indonesia-Tiongkok
Keberlanjutan Rekonsiliasi...
Keberlanjutan Rekonsiliasi Indonesia-Timor Leste
Wacana Hubungan Diplomatik...
Wacana Hubungan Diplomatik RI-Israel, Anwar Abbas Sebut 2 Syarat Ini Harus Dipenuhi
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved