Pilpres 2019, Pendamping Jokowi Harus Bisa Tepis Isu SARA

Jum'at, 13 Oktober 2017 - 13:41 WIB
Pilpres 2019, Pendamping...
Pilpres 2019, Pendamping Jokowi Harus Bisa Tepis Isu SARA
A A A
JAKARTA - Isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) diprediksi masih akan mengemuka hingga menjelang tahun politik 2019 nanti. Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan cermat memilih calon pendamping dalam Pilpres 2019.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengatakan, hingga dua tahun ke depan, isu-isu terkait SARA masih kencang berhembus dan diperkirakan akan bertahan hingga 2019. Hal ini harus menjadi salah satu pertimbangan Jokowi dan partai pengusung untuk memunculkan kandidat-kandidat yang relevan dengan isu-isu tersebut.

Calon wakil Jokowi harus kuat dalam hal karakter personal, khususnya untuk menjawab tantangan materi kampanye yang bernuansa SARA.

"Jika Jokowi terlanjur menjadi korban kampanye berbau SARA, maka sosok yang menjadi calon wakil presidennya haruslah orang yang bisa diterima dengan baik oleh kalangan yang masih menganggap SARA itu sesuatu yang fundamental sebagai variabel kepemimpinan," katanya kepada SINDOnews, Jumat (13/10/2017).

Tak cukup hanya cakap menangkal isu SARA, calon pendamping Jokowi juga diterima oleh semua kalangan karena kualitasnya. "Mungkin sosok seperti di atas belum sangat menonjol saat ini. Akan tetapi seiring dengan waktu, Jokowi atau partai-partai bisa mulai melirik nama-nama yang tepat untuk dipasangkan dengan Jokowi," ujarnya.

Yang juga sangat penting, pendamping Jokowi harus mampu mendongkrak elektabilitas sang capres. "Elektabilitas merupakan cerminan tentang kualitas sang calon di mata pemilih," tururnya.
(poe)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Berita Terkini
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved