Soal Isu Senjata, Demokrat: Pemerintah Harus Bikin Masyarakat Tenang

Senin, 02 Oktober 2017 - 09:05 WIB
Soal Isu Senjata, Demokrat:...
Soal Isu Senjata, Demokrat: Pemerintah Harus Bikin Masyarakat Tenang
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat meminta pemerintah untuk menjelaskan secara lengkap tentang isu senjata impor. Demokrat menilai isu senjata yang disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada 22 September 207 masih menimbulkan kebingungan, seiring munculnya informasi tentang sejumlah senjata yang dipesan pihak Polri yang saat ini berada di Bandara Soekarno Hatta.

Apalagi, menurut Demokrat, muncul kabar senjata tersebut dijaga oleh pihak TNI karena tidak sesuai dengan peruntukannya. "Informasi ini kembali memunculkan ketegangan horizontal di antara jajaran TNI-Polri," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan dalam siaran pers DPP Partai Demokrat, Minggu 1 Oktober 2017.

Dari informasi yang diperoleh Demokrat, kata Hinca, ketegangan TNI-Polri saat ini berada dalam tingkatan yang dapat menganggu soliditas kedua institusi tersebut. Tak hanya itu, kata Hinca, masyarakat juga prihatin dengan pernyataan dan penjelasan berbeda dan berubah-ubah.

"Penjelasan Panglima TNI berbeda dengan penjelasan Menko Polhukam. Penjelasan pihak Polri atas datangnya sejumlah senjata beserta amunisinya yang dipesan oleh Brimob juga tidak konsisten dan berubah-ubah," tutur Hinca.

Dalam keadaan seperti ini, kata dia, rakyat membutuhkan penjelasan utuh dan lengkap, bukan sepotong-sepotong. Menurut Hinca, situasi tersebut bisa berbahaya bila tak ada penjelasan yang lengkap, terbuka dan concolidated.

"Tanpa upaya serius dan nyata untuk mengembalikan kekompakan dan rasa saling percaya di antara TNI dan Polri, ketegangan yang terjadi saat ini bisa berkembang ke arah yang lebih baik," kata Hinca.

Demokrat pun menyarankan agar pemerintah untuk menyikapi isu senjata impor dan ketegangan horizontal TNI-Polri ini dengan seksama dan sungguh-sungguh. "Kepada rakyat yang memberikan mandat dan amanah kepada pemerintah, berikan pula penjelasan yang utuh dan terbuka," ucapnya.

Demokorat juga mengingatkan jika ada permasalah serupa untuk diselesaikan di internal kabinet. "Tidak perlu dibawa keluar, sehingga tidak menimbulkan ketidaktenangan yang tidak perlu di kalangan masyarakat. Negara dan pemerintah harus senantiasa membikin tenang masyarakat," ucapnya.
(dam)
Berita Terkait
Demokrat Nilai Belum...
Demokrat Nilai Belum Ada Urgensi Kepemilikan Senpi Masyarakat Sipil
Kubu Moeldoko Akui Nazaruddin...
Kubu Moeldoko Akui Nazaruddin Senjata Strategis, Targetnya Cikeas Mendekat
Propam Gelar Pemeriksaan...
Propam Gelar Pemeriksaan Senjata Api Polisi di Polres Tegal
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Partai Demokrat Berencana...
Partai Demokrat Berencana Blokir Penjualan Senjata ke Israel
Pemusnahan 432 Puncuk...
Pemusnahan 432 Puncuk Senjata Api Rakitan Hasil Operasi Senpi di Sumsel
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved