BNP2TKI Diminta Introspeksi Sebelum Cabut Moratorium TKI
Rabu, 27 September 2017 - 13:21 WIB
BNP2TKI Diminta Introspeksi Sebelum Cabut Moratorium TKI
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) diminta introspeksi diri apakah sudah memberi pelayanan dan perlindungan maksimal kepada TKI. Introspeksi ini perlu dilakukan sebelum adanya kebijakan mencabut moratorium TKI ke Timur Tengah.
Kiai sepuh NU Ma'ruf Amin khawatir jika moratorium dipaksakan dicabut malah merugikan warga negara Indonesia. Atas dasar itu dia meminta pemerintah harus memperbaiki tata kelola TKI lebih dulu sebelum mencabut moratorium.
"Kalau merasa perlindungan TKI belum maksimal, ya mending tidak usah mencabut moratorium," ujar Ma'ruf Amin, Jakarta, Rabu (27/9/2017). (Baca: BNP2TKI Klaim Sudah Maksimal Sosialisasi Bahaya Jadi TKI Ilegal)
Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid mengakui, sedang merumuskan solusi terkait penempatan TKI ke Timur Tengah yang selama ini masih moratorium. Melalui format baru itu, BNP2TKI mewacanakan untuk kembali mengirimkan TKI ke beberapa negara di Timur Tengah.
Kiai sepuh NU Ma'ruf Amin khawatir jika moratorium dipaksakan dicabut malah merugikan warga negara Indonesia. Atas dasar itu dia meminta pemerintah harus memperbaiki tata kelola TKI lebih dulu sebelum mencabut moratorium.
"Kalau merasa perlindungan TKI belum maksimal, ya mending tidak usah mencabut moratorium," ujar Ma'ruf Amin, Jakarta, Rabu (27/9/2017). (Baca: BNP2TKI Klaim Sudah Maksimal Sosialisasi Bahaya Jadi TKI Ilegal)
Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid mengakui, sedang merumuskan solusi terkait penempatan TKI ke Timur Tengah yang selama ini masih moratorium. Melalui format baru itu, BNP2TKI mewacanakan untuk kembali mengirimkan TKI ke beberapa negara di Timur Tengah.
(kur)