alexametrics

BNP2TKI Klaim Sudah Maksimal Sosialisasi Bahaya Jadi TKI Ilegal

loading...
BNP2TKI Klaim Sudah Maksimal Sosialisasi Bahaya Jadi TKI Ilegal
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Nusron Wahid. Foto/Dok/SINDOnews.
A+ A-
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terus menggalakkan upaya memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) oleh para calo dan perusahaan yang mengirimkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri secara ilegal. Upaya ini didukung oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid mengaku, selama ini pihaknya sudah memaksimalkan sosialisasi ke daerah basis TKI perihal bahayanya menjadi TKI unprosedural atau ilegal. Pihaknya terus menyampaikan informasi bahwa TKI ilegal rawan menjadi korban perdagangan orang atau human trafficking.

"Kami sangat mengapresiasi Satgas TPPO Bareskrim Polri yang terus menyelidiki kasus penampungan TKI ilegal, dan sudah sekarang sudah menangkap salah satu pelaku yang diduga menjadi admin dan pewawancara calon TKI," ujar Nusron, disela-sela rapat dengan DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Dia mengaku pihaknya juga terus melakukan berbagai pembenahan dan terobosan agar TKI yang bekerja ke luar negeri dari sisi kualitas meningkat, dan dari sisi biaya penempatan berkurang. Selama ini, kata dia alasan mereka yang memilih menggunakan jalur ilegal ketika menjadi TKI untuk menghindari biaya yang mahal. (Baca: Pemerintah Minta Malaysia Perlakukan TKI Ilegal Secara Manusiawi)

"Nah itu kita upayakan terus, bahkan sekarang sudah banyak penempatan yang benar-benar nol rupiah," ucapnya.
(kur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak