Cak Imin Luncurkan Buku Intoleransi Diskriminasi dan Politik Multikulturalisme

Minggu, 24 September 2017 - 20:29 WIB
Cak Imin Luncurkan Buku...
Cak Imin Luncurkan Buku Intoleransi Diskriminasi dan Politik Multikulturalisme
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meluncurkan sebuah bukunya berjudul Intoleransi Diskriminasi dan Politik Multikulturalisme di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (24/9/2017). Terdapat tujuh bab dalam buku setebal 205 halaman itu.

Yakni, pendahuluan, diskursus politik multikulturalisme, Islam dan multikulturalisme, problem masyarakat multikulturalisme, intoleransi dan kekerasan agama, mengelola masyarakat multikulturalisme, dan kesimpulan. "Buku ini berangkat dari semacam kecemasan munculnya intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan berbasis agama dan etnik yang marak akhir-akhir ini," ujar Muhaimin dalam pengantarnya di buku tersebut.

Selain itu, berangkat dari rongrongan atas pilar-pilar kenegaraan yang diusung oleh gerakan-gerakan Islam trans-nasional dan persaingan politik di kalangan elite yang semakin sengit yang pada gilirannya membawa akibat buruk dalam kehidupan berbangsa. "Itu semua merupakan problem dan sekaligus ancaman terhadap negara bangsa (nation state) yang berdiri di atas aneka ragam suku bangsa, agama dan budaya ini," tutur ketua umum PKB ini.

Oleh karena itu, lanjut dia, diperlukan langkah-langkah politik untuk merawat kebhinekaan itu. "Dan hemat saya keberagaman itu harus kita rajut dalam bingkai politik kebangsaan," ungkap pria yang akrab disapa Cak Imin ini.

Adapun acara peluncuran buku itu dihadiri sejumlah kader PKB yang berada di parlemen maupun di pemerintahan pusat dan daerah. Diantaranya, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Anggota DPR dari Fraksi PKB Maman Imanul Haq, Cucun Ahmad Saymsurijal.

Kemudian, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, Anggota DPR dari Fraksi PDIP Ahmad Basarah dan Budayawan Eros Djarot.
(kri)
Berita Terkait
Konflik PKB-PBNU Meruncing,...
Konflik PKB-PBNU Meruncing, Mantan Sekjen PKB Lukman Edy Dilaporkan ke Bareskrim
Sambut Harlah PKB, Perempuan...
Sambut Harlah PKB, Perempuan Bangsa Gelar Lomba Masak dan Rias Tumpeng
Cak Imin Tegaskan PKB...
Cak Imin Tegaskan PKB Solid: Yang Mau Ganggu Sampai Sungkan
Dewan Syura PKB Jawa...
Dewan Syura PKB Jawa Barat Sepakat Pertahankan Soliditas Partai
Vaksinasi Hari Kedua,...
Vaksinasi Hari Kedua, PKB Ingin Herd Immunity Cepat Terwujud
Buka Sespim Perubahan...
Buka Sespim Perubahan di Palembang, Gus Imin: Pemimpin PKB Harus Jadi Solusi Bangsa
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved