Tangkal Radikalisme, Polres Kulonprogo Keliling Ponpes dan Masjid

Kamis, 21 September 2017 - 20:52 WIB
Tangkal Radikalisme,...
Tangkal Radikalisme, Polres Kulonprogo Keliling Ponpes dan Masjid
A A A
KULONPROGO - Polres Kulonprogo, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) punya cara tersendiri dalam menangkal paham radikalisme. Salah satunya melakukan kunjungan ke pondok pesantren (ponpes) dan masjid. Program blusukan ini dilakukan dua kali dalam sebulan.

Kapolres Kulonprogo AKBP Irfan Rifai mengungkapkan situasi dan kondisi Kulonprogo secara keseluruhan aman dari ancaman keamanan termasuk gerakan kelompok radikalisme. Meski demikian, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dan sosialisasi bahayanya faham tersebut. "Kami punya program keliling masjid dan ponpes untuk menangkal paham radikalisme," ujar Irfan saat berkunjung ke Ponpes Al Ghifari, Desa Gentan Sidorejo Lendah, Kulonprogo, Kamis (21/9/2017).

Menurut Irfan, tahun 1980 ada seorang tokoh yang masuk ke Kulonprogo membawa paham radikalisme. Tapi kata dia, aliran tersebut saat ini tdak ada bahkan tokohnya sudah kembali ke jalan yang benar. "Kami libatkan semua elemen masyarakat mulai dari ulama, kyai, tokoh masyarakat, RT, RW untuk menangkal gerakan tersebut," katanya.

Pengasuh Ponpes Al Ghifari Kyai Haji Nurhadi Widodo mengatakan, sejak awal sudah mendidik anak asuhnya dengan akidah yang kuat sehingga begitu masuk perguruan tinggi tidak terpengaruh dengan paham paham lain termasuk radikalisme. Berbeda jika akidah di dapat dari kampus maka dia akan sangat mudah terpengaruh hasutan jahat. "Ada yang menuding kelompok lain sesat dan kafir. Itu akidahnya lemah karena tidak dibangun sejak kecil. Islam kan tidak mengajarkan seperti itu," ungkapnya.

Nurhadi menjelaskan, kehadiran polisi ke ponpes dalam rangka penyuluhan dan mensosialisasikan faham radikalisme adalah sesuatu yang sangat baik. Sebagai abdi negara, kata dia, pihaknya mendukung penuh keberadaan polisi di tengah-tengah masyarakat karena dengan begitu akan memberikan rasa aman dan nyaman. "Polisi itu bukan musuh tapi teman karena kehadiran mereka memberikan rasa aman," ungkapnya.
(pur)
Berita Terkait
Optimasi Industri Pertahanan...
Optimasi Industri Pertahanan Nasional Indonesia
Kemhan Serahkan 769...
Kemhan Serahkan 769 Unit Alat Pertahanan & Keamanan ke TNI, Tambah Kekuatan Militer Indonesia
Kemandirian Industri...
Kemandirian Industri Pertahanan Demi Wujudkan Kedaulatan dan Keamanan Nasional
Hadapi Ancaman Siber,...
Hadapi Ancaman Siber, Pertahanan Indonesia Didorong Beradaptasi
Gubernur Lemhannas:...
Gubernur Lemhannas: Transformasi Militer Tak Cukup sampai 2045
Pembentukan Dewan Keamanan...
Pembentukan Dewan Keamanan Nasional Dinilai Tak Mendesak
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved