Selalu Jadi Sorotan, Wajar Kepala BIN Bahas Keamanan Wilayah Papua

Selasa, 19 September 2017 - 11:47 WIB
Selalu Jadi Sorotan,...
Selalu Jadi Sorotan, Wajar Kepala BIN Bahas Keamanan Wilayah Papua
A A A
JAKARTA - Pertemuan Gubernur Papua Lukas Enembe dengan Kepala BIN Budi Gunawan dinilai wajar. Sebagai Kepala Badan Intelijen, dinamika wilayah di Papua penting untuk selalu dipantau.

"Saya kira itu sesuatu yang wajar, biasa biasa saja, seorang Kepala BIN bertemu Gubernur adalah hal yang lazim dan tidak melanggar aturan apapun, " ujar analis intelijen UI Ridlwan Habib di Jakarta.

Menurut Ridlwan, wilayah Papua menjadi prioritas pantauan keamanan karena jadi barometer penting situasi tanah air. Karena itulah, kata dia, Papua harus selalu kondusif. Apalagi, Presiden juga sangat memperhatikan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Papua, misalnya dengan pembangunan jalan trans papua, pembangunan pasar, dan infrastruktur.

"Harga bensin juga diupayakan sama dengan di Pulau lain, jadi Papua ini memang spesial. Selain itu, Papua juga selalu disorot oleh masyarakat Internasional, harus aman. Jadi wajar saja Kepala BIN menerima kunjungan Gubernur, " ujar alumni S2 Kajian Intelijen UI tersebut.

Koordinator executive Indonesian Intelligence Institute Ridlwan menilai, tugas utama intelijen adalah menghindari pendadakan strategis dalam bidang keamanan. " Tentu seorang Gubernur pasti punya data wilayah, dia orang asli Papua dan Kepala BIN wajar mendengarnya langsung dari sumber pertama, " katanya.

Ridlwan menambahkan, kehadiran mantan Kapolda Papua Paulus Waterpauw juga sesuatu yang tidak perlu dipermasalahkan. "Sangat wajar karena Paulus mantan Kapolda Papua, dia baru saja pindah ke Sumut dan tentu data data Papua dia masih kuasai, " katanya.

Ridlwan meyakini, pertemuan itu adalah silaturahmi biasa. "Ada foto foto, ada senyum senyum, wajar saja itu, suasananya santai kelihatan di foto itu, " katanya. Karena itu, dia menganggap aneh jika pertemuan itu dianggap politis.

Ridlwan juga melihat ada kejanggalan dalam broadcast yang beredar di publik, seolah olah hanya menyerang Kepala BIN. Padahal, di forum juga ada pihak lain yang hadir. "Ini ada semacam intensi tidak baik ke Kepala BIN karena memojokkan Kepala BIN padahal di dalam acara itu ada pihak lain juga yang hadir."ujarnya.

Karena itu, dia menganggap berlebihan jika pertemuan itu diseret-seret ke wilayah politik dan seolah-olah dimainkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan politis dengan tujuan mengganggu pemerintahan, katanya.

Ridlwan menilai, pertemuan Kepala BIN, Kapolri, dan Gubernur Papua akan berdampak positif bagi masyarakat Papua. "Tentu yang kita harapkan Indonesia damai, dari Aceh hingga Papua, " katanya.
(pur)
Berita Terkait
Perangi COVID-19, BIN...
Perangi COVID-19, BIN Semprotkan Disinfektan di Jalanan Ibukota
Uji Kelayakan dan Kepatutan...
Uji Kelayakan dan Kepatutan Kepala BIN
BIN Berbagi Sembako...
BIN Berbagi Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
Dalami Dugaan 10 Kementerian...
Dalami Dugaan 10 Kementerian Dibobol Hacker China, Polri Koordinasi dengan Kominfo
Mengenal 3 Badan Intelijen...
Mengenal 3 Badan Intelijen di Indonesia, Apa Tugas dan Fungsinya?
Deputi Intelijen Pengamanan...
Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur di BIN Memang Sangat Dibutuhkan
Berita Terkini
Polri Gandeng FBI Cek...
Polri Gandeng FBI Cek Dolar yang Disita dari Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Kejagung Tegaskan Febrie...
Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tidak ke Luar Negeri
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Infografis
Alasan Ramalan dalam...
Alasan Ramalan dalam Serial The Simpsons Selalu Jadi Kenyataan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved