Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur di BIN Memang Sangat Dibutuhkan

Rabu, 29 Juli 2020 - 13:12 WIB
loading...
Deputi Intelijen Pengamanan...
Badan Intelijen Negara (BIN). Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menganggap, keberadaan Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur sebagai kedeputian baru di Badan Intelijen Negara (BIN) memang sangat diperlukan, mengingat semakin kompleks ancaman terhadap negara yang bersifat asimetris.

Diketahui, Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 90 Tahun 2012 tentang Badan Intelijen Negara (BIN). Dalam Perpres itu diatur penambahan struktur baru BIN yakni Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur, yang mana tugas kedeputian ini adalah merumuskan kebijakan dan pelaksanaan kegiatan dan/operasi intelijen pengamanan aparatur.

"Salah satu tugas Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur adalah pengendalian kegiatan penelusuran (clearance) terhadap calon pejabat aparatur," tutur Stanislaus saat dihubungi SINDOnews, Rabu (29/7/2020).

Stanislaus mengatakan, keberadaan kedeputian baru ini diduga untuk memastikan bahwa aparatur di Indonesia mempunyai latar belakang yang bersih, termasuk tidak terpapar paham atau ideologi selain Pancasila .(Baca juga: Struktur di BIN Bertambah, Kini Ada Deputi Intelijen Pengamanan Aparatur ).

Lebih lanjut Stanislaus mengatakan, sebenarnya fungsi tersebut selama ini sudah dilakukan BIN, jadi bukan fungsi baru. Ia melihat Perpres ini hanya mengatur secara rinci tentang fungsi pengamanan di sektor aparatur negara. "Karena tuntutan untuk antisipasi berbagai ancaman termasuk untuk memastikan bahwa pejabat aparatur harus bersih, maka fungsi tersebut dikembangan menjadi kedeputian tersendiri, supaya lebih optimal," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Profil Brigjen Muhammad...
Profil Brigjen Muhammad Nas, Ahli Intelijen yang Diangkat Jadi Kapuspen TNI
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
Pergerakan Kapal Perang...
Pergerakan Kapal Perang Asing di Selat Malaka Meningkat, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Dansat dan Intelijen di Kepri
TNI AD Kirim 104 Perwira...
TNI AD Kirim 104 Perwira ke Pakistan, Ikuti Pendidikan Operasi Perang hingga Intelijen
5 Jenderal TNI Jabat...
5 Jenderal TNI Jabat Kepala BIN, 3 di Antaranya dari Satuan Kopassus
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Rekomendasi
DJP Bidik Wajib Pajak...
DJP Bidik Wajib Pajak Baru, Sasar Data Rekening hingga Pelat Nomor Kendaraan
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved