Jamaah Haji Diimbau Tak Bawa Barang Berlebihan Saat Pulang

Senin, 11 September 2017 - 16:14 WIB
Jamaah Haji Diimbau...
Jamaah Haji Diimbau Tak Bawa Barang Berlebihan Saat Pulang
A A A
JEDDAH - Jamaah haji Indonesia yang akan pulang ke Tanah Air diminta menyesuaikan barang bawaannya dengan ketentuan penerbangan.

Jamaah yang membawa uang setara bahkan lebih dari 60.000 riyal Arab Saudi diminta mengisi form yang disediakan Kantor Bea Cukai setempat.

Penyesuaian barang bawaan diperlukan supaya buah tangan yang dibeli tidak terbuang percuma di bandara. “Supaya menghindari sweeping dari pihak maskapai, kami mohon jamaah menaati seluruh peraturan yang terkait barang bawaan. Jamaah hanya diperkenankan membawa barang bawaan ke dalam tas koper maksimal 32 kilogram,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Arsyad Hidayat kepada jamaah haji Indonesia, Senin (11/9/2017).

Dia mengatakan, barang bawaan yang diperkenankan masuk ke dalam tas tentengan maksimal seberat tujuh kilogram. Jika lebih dari ketentuan tersebut terancam di-sweeping oleh petugas atau dari maskapai.

Adapun ketentuan barang bawaan yang dilarang dibawa antara lain, cairan (liquid), aerosol dan gas, serta senjata tajam.

Yang masuk kategori cairan adalah air zamzam baik disimpan dalam jeriken, botol atau plastik. Dia juga mengingatkan jamaah yang membawa uang dalam jumlah banyak.

“Jamaah harus terlebih dahulu mengisi form yang disiapkan pihak Bea Cukai. Jika itu tidak dilakukan, terancam uang akan disita. Jumlah uang, cek atau sejenisnya yang harus dibuatkan surat pernyataan jumlahnya 60.000 riyal atau mata uang lain yang setara,” papar Arsyad.

Dia mengatakan, barang hasil sweeping pihak maskapai akan dilihat satu persatu. Jika ada nilai uangnya bakal dicatat dan dilaporkan ke Kantor Urusan Haji Jeddah. Tapi barang-barang yang tidak ada nilainya dibuang.

“Uang atau perhiasan, itu pun sangat jarang. Jika itu ditemukan kita coba titipkan ke petugas kloter berikutnya yang berasal dari satu embarkasi. Kalau berbentuk paket, kami sarankan jamaah untuk mengkirimkan via paket sebelum masuk ke dalam gate,” katanya seraya mengatakan, PPIH Arab Saudi tidak memfasilitasi pengiriman dan biaya ditanggung sepenuhnya oleh jamaah.

Banyak barang-barang jamaah di bandara yang terpaksa dibuang karena menyalahi aturan penerbangan. Karena itu, jamaah diminta menyesuaikan barang bawaan dengan aturan yang diberlakukan maskapai.
(dam)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Infografis
Doa Pulang Haji yang...
Doa Pulang Haji yang Dianjurkan Lengkap Arab dan Latin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved