Kumpulkan Pati Polri-TNI di Istana, Begini Arahan Presiden Jokowi
Rabu, 30 Agustus 2017 - 14:44 WIB
Kumpulkan Pati Polri-TNI di Istana, Begini Arahan Presiden Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan puluhan Perwira Tinggi (Pati) Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus memberikan pengarahan.
Brigjen Pol Krishna Murti menuturkan, Presiden Jokowi meminta agar Polri dan TNI ikut membantu 'mengamankan' momentum kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang semakin meningkat.
"Terus beliau bagaimana sekarang lembaga Kepresidenan itu nomor 1 dan Polri memberi kontribusi dalam itu," ujar Khrisna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).
Menurut Krishna, Jokowi meyakinkan bahwa survei itu berasal dari survei internasional yang berarti kepercayaan juga datang dari dunia internasional. Sebagai institusi keamanan negara, polisi memiliki kewajiban untuk meningkatkan pelayanan, Kamtibmas dan penegakan hukum.
Krishna menambahkan, dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan mengenai tantangan yang dihadapi bangsa ke depan. Menurutnya, Jokowi tak secara spesifik membahas masalah 'hoax' dalam kesempatan tersebut.
"Beliau menyampaikan tantangan keamanan, yang pasti terorisme, radikalisme itu tantangan di seluruh muka bumi kan, terus perkembangan teknologi dan sosial media termasuk di dalamnya," pungkasnya.
Brigjen Pol Krishna Murti menuturkan, Presiden Jokowi meminta agar Polri dan TNI ikut membantu 'mengamankan' momentum kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang semakin meningkat.
"Terus beliau bagaimana sekarang lembaga Kepresidenan itu nomor 1 dan Polri memberi kontribusi dalam itu," ujar Khrisna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).
Menurut Krishna, Jokowi meyakinkan bahwa survei itu berasal dari survei internasional yang berarti kepercayaan juga datang dari dunia internasional. Sebagai institusi keamanan negara, polisi memiliki kewajiban untuk meningkatkan pelayanan, Kamtibmas dan penegakan hukum.
Krishna menambahkan, dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan mengenai tantangan yang dihadapi bangsa ke depan. Menurutnya, Jokowi tak secara spesifik membahas masalah 'hoax' dalam kesempatan tersebut.
"Beliau menyampaikan tantangan keamanan, yang pasti terorisme, radikalisme itu tantangan di seluruh muka bumi kan, terus perkembangan teknologi dan sosial media termasuk di dalamnya," pungkasnya.
(kri)