Penyakit Jantung, Paru dan Diabetes Mendominasi Selama Musim Haji

Jum'at, 25 Agustus 2017 - 14:28 WIB
Penyakit Jantung, Paru...
Penyakit Jantung, Paru dan Diabetes Mendominasi Selama Musim Haji
A A A
MEKKAH -

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Mekkah telah merawat sekitar 350 jamaah, sejak kedatangan jamaah Indonesia gelombang I dari Madinah ke Mekkah pada 5 Agustus sampai kedatangan jamaah gelombang kedua.

Mayoritas pasien yang dirawat karena serangan penyakit jantung, sakit pernapasan dan diebetes mellitus.

"Total sekitar 350 pasien dengan riwayat penyakit terbanyak adalah serangan jantung (160 jamaah), disusul sakit pada paru-paru yang menyebabkan gangguan pernapasan, dan diabetes mellitus. Selama dirawat di KKHI, sekitar 150 pasien sudah sembuh dan bisa kembali ke kloternya," kata Penanggungjawab Medis KKHI Mekkah, dr Nirwan Satria SpAn saat ditemui di ruang ICU KKHI Mekkah, Rabu (23/8).

Sedangkan pasien yang dirawat di RS Arab Saudi di Mekkah sebanyak 60 orang. "Ada pasien yang sudah membaik di RSAS dikembalikan ke KKHI untuk perawatan lebih lanjut," jelas Nirwan.

Pasien yang dirujuk ke RSAS adalah jamaah yang harus mendapat penanganan khusus, yang tidak bisa dilakukan di KKHI. "Misalnya butuh hasil laboratorium, CT Scan dan sebagainya."

Dia menambahkan, sepekan menjelang safari wukuf, KKHI telah menyusun skenario agar para jamaah yang sakit tetap bisa menjalankan wukuf.

"Pasien yang sudah sehat, dan bisa bergabung dengan rombongan bisa melakukan wukuf sendiri. Tim Preventif dan Promotif akan selalu mengingatkan kepada pasien berisiko tinggi agar mematuhi anjuran dokter, kurangi aktivitas di luar dan banyak minum," paparnya.

Sedangkan pasien yang tidak mungkin menjalankan prosesi haji karena sakit berat akan dibadalkan hajinya. Kemudian, pada saat kepulangan ke Tanah Air, ada pasien yang masih sakit maka bisa dievakuasi dari Mekkah ke Jeddah.

Dalam persiapan prosesi haji di Armina, KKHI Mekkah telah menyiapkan rumah sakit lapangan di Arafah. Sedangkan KKHI Madinah bertanggungjawab pada rumah sakit lapangan di Madinah.

KKHI juga mendirikan 6 pos kesehatan di Arafah. Pasukan yang dikerahkan selain dokter, perawat, tenaga kesehatan, Tim Gerak Cepat dan Tim Promotif dan Preventif juga diterjunkan.
(pur)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
KPK Tegaskan Tidak Ada...
KPK Tegaskan Tidak Ada Perlakuan Istimewa terhadap Febrie Adriansyah
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Infografis
Jomblo Waspada! Kesepian...
Jomblo Waspada! Kesepian Picu Penyakit Jantung hingga Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved