DPD Kembali Tegaskan Dukung Pemekaran Daerah

Senin, 21 Agustus 2017 - 20:23 WIB
DPD Kembali Tegaskan...
DPD Kembali Tegaskan Dukung Pemekaran Daerah
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta secara tegas menyatakan dukungannya untuk Daerah Otonomi Baru (DOB).

Hal tersebut diungkapkan Oesman saat menghadiri Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (Forkornas-PPDOB) Seluruh Indonesia di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Senin (21/8/2017).

Oesman mengatakan, hari ini harus menjadi hari kebangkitan forum konsolidasi nasional untuk mewujudkan DOB.

Dia berharap para penggagas DOB tidak hanya berani berucap tetapi juga berupaya melalui perbuatan dan menegakkan konstitusi.

"Maksud dan niat saudara-saudara sudah saya ketahui, pada Sidang Bersama 16 agustus 2017 lalu pesan dan keinginan saudara sudah saya sampaikan pada pidato saya saat memimpin Sidang Bersama di depan Presiden RI dan ditonton seluruh rakyat Indonesia, saya menyatakan bahwa tuntutan daerah untuk mekar adalah untuk mendapatkan kesejahteraan," tutur Oesman.

Senator Kalimantan Barat ini juga menerangkan saat ini keadaan ekonomi Indonesia sedang tidak mudah. Namun, lanjut dia, semua pihak harus tetap optimistis dan memiliki harapan terhadap bangsa Indonesia.

"Untuk itu jangan ada dusta di antara kita orang-orang daerah, harus bersikap elegan dan bertindak sesuai konstitusi, Janganlah kita turun di jalanan, harus berdialog dan berkontribusi untuk menunjukan bahwa orang-orang daerah adalah orang yang cerdas dan bermartabat," tuturnya.

Kegiatan yang dihadiri perwakilan calon daerah otonomi baru se-Indonesia ini sangat meriah dilihat dari antusiasme para peserta yang saling meneriakan yel-yel ciri khas dari masing-masing daerah.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komite I DPD Benny Rhamdani dalam sambutannya menyebutkan Komite I DPD tegas mengambil sikap bahwa 173 DOB yang diajukan untuk segera ditempatkan menjadi daerah definitif.

Sikap ini juga telah disampaikan langsung kepada Wakil Presiden, Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD).

“Kami bersama Ketua DPD pada 18 Juli 2017 lalu telah bertemu dengan Wapres selaku Ketua DPOD dan kami secara tegas meminta pemerintah menyetujui pemekaran daerah, akan tetapi sikap pemerintah tetap melakukan moratorium terhadap pemekaran daerah," kata Benny Rhamdani.

Senator Sulawesi Utara ini menambahkan beberapa alasan pemerintah untuk melakukan moratorium antara lain minimnya anggaran dan banyaknya daerah calon DOB yang dikategorikan tidak mampu menjadi DOB.

“Padahal jika berbicara data, ada sekitar 30% badan usaha milik negara yang tidak memiliki kontribusi tapi selalu mendapat kucuran anggaran. Bahkan sejak 2015, alokasi dana desa dan meningkat setiap tahun. Dan, pada Tahun 2018 ini dana desa diperkirakan mendapatkan kucuran di atas Rp1 miliar,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Forkornas PPDOB, Sehan Landjar mengapresiasi DPD yang secara jelas dan tegas berdiri bersama dan mau memperjuangkan Daerah Otonomi Baru.

"DPD menjadi dapurnya daerah dan selalu mendukung perjuangan kami untuk mendapatkan otonomi baru. Kami juga mendesak PP Desertada dan Penataan Daerah harus segera ditanda tangani. Saya tekankan bahwa perhatian pemerintah kepada daerah akan menjadi investasi politik pada 2019. Jika tidak kami akan tidak mendukung 2019 nanti," katanya.
(dam)
Berita Terkait
DPD Terus Mendorong...
DPD Terus Mendorong agar Perppu dan PP Otda Diterbitkan
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Masalah Lelang Jabatan...
Masalah Lelang Jabatan Sekjen DPD, Nono Sampono Surati Presiden
Ketua Kelompok DPD di...
Ketua Kelompok DPD di MPR M Syukur Dukung Gagasan DPD Diatur dalam UU Tersendiri
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Berita Terkini
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved