Gerindra Nilai Pernyataan Viktor Sebagai Persekusi dan Wajib Ditangkap

Kamis, 10 Agustus 2017 - 07:01 WIB
Gerindra Nilai Pernyataan...
Gerindra Nilai Pernyataan Viktor Sebagai Persekusi dan Wajib Ditangkap
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra menilai pernyataan Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai persekusi (tindakan kekerasan). Untuk itu, siapapun pelaku persekusi harus segera ditangkap dan diadili sebagaimana pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya kira apa yang disampaikan Viktor sudah masuk kategori persekusi dan tidak ada alasan apapun dari aparat untuk menangkap Viktor," kata Ketua DPP Partai Gerindra Moh Nizar Zahro saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Nizar menjelaskan, persekusi merupakan perlakuan buruk atau penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain, khususnya karena suku, agama atau pandangan politik.

Menurutnya, pernyataan Viktor dalam pidatonya di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1 Agustus lalu layak dikategorikan sebagai persekusi. "Persekusi adalah salah satu jenis kejahatan kemanusiaan," tegas Ketua Umum PP Satria itu.

Bahkan, Nizar membandingkan Viktor Laiskodat dengan pelaku penyebar video mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi terpidana penistaan agama. Buni Yani sebagai penyebar saja langsung ditangkap, tetapi Viktor Laiskodat dibiarkan begitu saja.

"Viktor adalah pelaku utama, bukan penyebar video seperti Buni Yani. Sudah seharusnya Viktor ditangkap," tukasnya.

Terlebih, tambah Anggota Komisi V DPR RI ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat membenci adanya persekusi dan meminta aparat untuk menangkap pelaku persekusi. Presiden Jokowi kala itu jelas-jelas memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menindak pelaku persekusi, baik perorangan ataupun kelompok.

"Dengan pernyataan Presiden itu, Kapolri harus segera menangkap dan menindak Viktor," desaknya.
(pur)
Berita Terkait
Fraksi Nasdem DPR Sayangkan...
Fraksi Nasdem DPR Sayangkan Impor Ilegal Beras ke Sabang di Tengah Surplus Beras Nasional
Nyaleg, Gubernur NTT...
Nyaleg, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Mengundurkan Diri
Dikecam Warga, Gubernur...
Dikecam Warga, Gubernur Viktor Laiskodat Dibela Advokat Ini
Sekolah Jam 5.30 Pagi,...
Sekolah Jam 5.30 Pagi, Surya Paloh Bela Gubernur NTT
Hadang Gubernur Viktor...
Hadang Gubernur Viktor Laiskodat, Viral Emak-emak Bertelanjang Dada
Video Emak-emak Bertelanjang...
Video Emak-emak Bertelanjang Dada Hadang Gubernur Viktor Laiskodat Viral
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved