Masih Jadi Kuasa Hukum, Langkah Refly Harun Dikritik

Rabu, 02 Agustus 2017 - 13:57 WIB
Masih Jadi Kuasa Hukum,...
Masih Jadi Kuasa Hukum, Langkah Refly Harun Dikritik
A A A
JAKARTA - Langkah Refly Harun mendapat sorotan, pasalnya saat ini dia tengah menjabat sebagai salah satu komisaris di sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sorotan itu karena Refly Harun melakukan judicial review Pasal dalam Undang-Undang (UU) 32 Tahun 2008 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Refly yang juga pengamat hukum tata negara ini, menjadi kuasa hukum dari Asosiasi pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) yang tengah bersengketa dengan pemerintah.

Pengamat politik Karel Susetyo mengatakan, Refly harusnya tidak lagi menjadi kuasa hukum karena jabatan dia saat ini sebagai komisaris di sebuah BUMN.

"Harusnya dia tidak melawan pemerintah. Dia kan bekerja di Pemerintahan, masa melawan Pemerintah. Etikanya sangat tidak elok," kata Karel dalam siaran pers, Rabu (2/8/2017).

Sebelumnya Hakim Konstitusi, I Gede Palguna juga menasihati Refly. Dalam sidang pendahuluan, Palguna menasihati Refly bila aturan itu secara universal frasa itu telah diadopsi oleh hukum lingkungan.

"Saya kira kita sudah mengetahui strict liability telah diterima secara universial dalam hukum lingkungan," ujar Palguna dalam sidang pendahuluan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat.

"Ya berlaku dalam bidang hukum lingkungan, dan bahkan sekarang juga sudah dianggap sebagai semacam canon gitu ya. Sudah sebagai dianggap sebagai kaidah yang memang sudah taken for guarantee diterima," sambung akademisi Universitas Udayana itu.
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Praktik Orang Dalam...
Praktik Orang Dalam Dinilai Merusak Demokrasi dan Tatanan Hukum
Berita Terkini
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved