Jamaah Haji Sudah di Madinah, Koper Masih di Tanah Air
Minggu, 30 Juli 2017 - 19:12 WIB
Jamaah Haji Sudah di Madinah, Koper Masih di Tanah Air
A
A
A
MADINAH - Masalah koper jamaah mengemuka pada awal keberangkatan jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi. Ternyata, banyak koper jamaah yang tertukar.
Bahkan ada jamaah yang belum berangkat dari Tanah Air, kopernya sudah sampai di penginapan Madinah. Sebaliknya ada jamaah yang sudah berangkat ke Madinah, tapi justru kopernya belum terangkut.
“Kloter 3 tertukar dengan Kloter 4 SUB (embarkasi Surabaya). Lalu SUB 1 juga tertukar dengan SUB 2. Jadi bercampur antara koper SUB1, 2, dan 3,” ungkap Kasie Perlindungan Jamaah (Linjam) Daker Madinah, Letkol Infantri, Ali Nurrohim, Minggu (30/7/2017). (Baca juga: Jamaah Haji Masih Abaikan Ketentuan Pita di Koper )
Dia mengungkapkan jamaah dari Kloter SUB 3 sudah berada di Madinah. Sayangnya koper jamaahnya sebagian masih ada di Indonesia (embarkasi Surabaya, Jatim). Justru ada koper jamaah Kloter SUB 4 yang lebih dahulu tiba di Madinah daripada pemiliknya.
“Nah tadi pagi (Minggu) jamaah SUB 4 sudah datang, tapi karena kopernya sudah kami kondisikan, maka tak ada masalah. Tadi malam sudah kami geser (kopernya agar sesuai rombongan jamaahnya-red),” kata Ali.
Dia menegaskan, Linjam berfungsi memberikan rasa aman bagi jamaah. Karena itu, pihaknya siap memberikan bantuan apa pun kepada jamaah. “Jangan malu meminta bantuan kepada kami,” kata Ali.
Bahkan ada jamaah yang belum berangkat dari Tanah Air, kopernya sudah sampai di penginapan Madinah. Sebaliknya ada jamaah yang sudah berangkat ke Madinah, tapi justru kopernya belum terangkut.
“Kloter 3 tertukar dengan Kloter 4 SUB (embarkasi Surabaya). Lalu SUB 1 juga tertukar dengan SUB 2. Jadi bercampur antara koper SUB1, 2, dan 3,” ungkap Kasie Perlindungan Jamaah (Linjam) Daker Madinah, Letkol Infantri, Ali Nurrohim, Minggu (30/7/2017). (Baca juga: Jamaah Haji Masih Abaikan Ketentuan Pita di Koper )
Dia mengungkapkan jamaah dari Kloter SUB 3 sudah berada di Madinah. Sayangnya koper jamaahnya sebagian masih ada di Indonesia (embarkasi Surabaya, Jatim). Justru ada koper jamaah Kloter SUB 4 yang lebih dahulu tiba di Madinah daripada pemiliknya.
“Nah tadi pagi (Minggu) jamaah SUB 4 sudah datang, tapi karena kopernya sudah kami kondisikan, maka tak ada masalah. Tadi malam sudah kami geser (kopernya agar sesuai rombongan jamaahnya-red),” kata Ali.
Dia menegaskan, Linjam berfungsi memberikan rasa aman bagi jamaah. Karena itu, pihaknya siap memberikan bantuan apa pun kepada jamaah. “Jangan malu meminta bantuan kepada kami,” kata Ali.
(dam)