Sikap Muhammadiyah Terkait Israel Blokade Al-Aqsa

Jum'at, 28 Juli 2017 - 07:30 WIB
Sikap Muhammadiyah Terkait...
Sikap Muhammadiyah Terkait Israel Blokade Al-Aqsa
A A A
JAKARTA - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan keprihatinannya atas tindak kekerasan yang masih terjadi di Kompleks Al Aqsa. Aksi kekerasan berujung terbunuhnya warga Palestina oleh tentara Israel, ini tindakan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) dan hak masyarakat sipil yang dilindungi hukum internasional.

"Muhammadiyah mengutuk keras tindak kekerasan yang dilakukan penguasa dan tentara zionis Israel terhadap warga sipil yang tidak berdosa," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Muti melalui pesan tertulisnya, kemarin.

Muhammadiyah mendesak PBB, negara yang tergabung dalam OKI serta Liga Arab, untuk segera menggelar sidang khusus membahas langkah penyelesaian kekerasan yang terjadi. Serta meminta kepada pihak yang tengah bertikai untuk gencatan senjata, menghentikan segala bentuk konfrontasi.

"Apabila Israel masih melanggar, PBB dapat memberikan sanksi kepada mereka," ucap Muti.

Muhammadiyah juga mendesak kepada negara-negara yang selama ini memiliki perhatian besar terhadap isu Timur Tengah untuk mengambil langkah cepat agar aksi kekerasan tidak meluas ke wilayah lain.

"Kalau ini tidak dicegah maka peluang terjadinya aksi perlawanan yang ditujukan kepada negara yang dianggap membela Israel. Dan ini tentunya berpotensi memunculkan aksi terorisme dan radikalisme," kata Muti.

(Baca juga: Penyelamatan Masjid Al-Aqsa Diklaim Berkat Peran Raja Salman)

Lebih lanjut Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia untuk terus mengambil langkah diplomatik, menyelesaikan permasalahan Palestina secara komprehensif.

Dengan kekuatan diplomatiknya, pemerintah diharapkan bisa kembali mengangkat alternatif two states solution sebagai bagian dari roadmap perdamaian Palestina-Israel.

"Muhammadiyah juga menyerukan kepada umat beragama menggalang solidaritas politik. Walaupun ini nuansa keagamaannya kuat, tapu sesungguhnya persoalan ini konflik politik," tukasnya.
(maf)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved