Di Depan Jokowi, Menteri Yohana Minta Predator Anak Dikebiri

Minggu, 23 Juli 2017 - 14:51 WIB
Di Depan Jokowi, Menteri...
Di Depan Jokowi, Menteri Yohana Minta Predator Anak Dikebiri
A A A
PEKANBARU - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise meminta, agar hukuman kebiri pelaku kejahatan seks terhadap anak segera diterapkan, mengingat angka kejahatan terhadap anak terus meningkat.

Menteri berharap, agar predator anak diberikan ganjaran yang setimpal atas perbuatannya. Jika sudah keterlaluan, hukuman mati juga layak diberikan.

"Kita mendukung adanya hukuman kebiri ini diimplentasikan. Pelaku kejahatan seks terhadap anak anak harus dihukum," kata Yohana di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pekanbaru, Riau, Minggu (23/7/2017).

"Hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan anak harus diterapkan, karena undang-undangnya sudah jelas. Kemudian jiwa pelakunya melukai korbannya bahkan menghilangkan nyawa, pelaku juga harus dihukum mati. Nyawa dibayar nyawa," imbuhnya.

Menteri Yohana menjelaskan, beberapa faktor permasalahan meningkatnya kekerasan terhadap anak adalah lemahnya pengawasan orang tua. Menurutnya, permasalahan dalam rumah tangga juga menjadikan anak korban.

Selain itu, foktor meningkatnya kekerasan dan pelecelahan terhadap anak adalah banyaknya konten berbau pornografi. Karena walau sudah banyak diblokir situs porno, kembali bermunculan situs tersebut dengan nama baru.

"Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah memblokir banyak situs porno, tapi tetap banyak konten baru pornografi. Jadi ini memang terus disikapi, agar situs porno tidak ada lagi," imbuh wanita yang akrab disapa Mama Yo ini di acara Hari Anak Nasional (HAN) 2017.

Yohana juga menyoroti Riau yang banyak ditemukan kekerasan anak. Dia menyebut bahwa Provinsi Riau, merupakan daerah yang tingkat kekerasan terhadap cukup tinggi secara Nasional. Untuk itu dia berharap, Riau segera mengatasinya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak itu dibagi dalam tiga yakni kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga dan hak asuh anak.

"Dari data kita, Riau nomor dua terjadi kasus kekerasan kekerasan terhadap anak," ucap Yohana saat acara Forum Anak Nasional di Hotel Labersa Kabupaten Kampar, Riau.
(maf)
Berita Terkait
Hari Anak Nasional 2021,...
Hari Anak Nasional 2021, Sejarah, Tema dan Maknanya
Menyambut Hari Anak...
Menyambut Hari Anak Nasional, Grofato Gelar Pesta Es Krim Cone Call Party
Dukung Pendidikan Anak...
Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Warna Warni
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Menteri PPPA Ajak Perkuat Perlindungan Anak
Hari Anak Nasional Diperingati...
Hari Anak Nasional Diperingati 23 Juli, Begini Sejarahnya
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, GALNAS Gelar Workshop Lukiskan Ekspresimu dengan Tangan dan Kaki
Berita Terkini
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved