Kasus Novel Tak Juga Tuntas, Publik Jadi Takut Bersikap Kritis

Minggu, 09 Juli 2017 - 18:24 WIB
Kasus Novel Tak Juga...
Kasus Novel Tak Juga Tuntas, Publik Jadi Takut Bersikap Kritis
A A A
JAKARTA - Lambannya penanganan kasus teror fisik terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, dinilai akan menjadi preseden buruk bagi penegakan korupsi dan demokratisasi di Indonesia.

Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman mengatakan, berkaca pada penanganan kasus Novel, publik bisa berfikir panjang untuk berlaku kritis dan keras terhadap perilaku koruptif.

"Petugas negara saja bisa alami hal buruk, apalagi masyarakat biasa yang kritis. Orang bisa takut bersikap jika kasus Novel tak cepat diselesaikan," kata Habib kepada Sindonews, Minggu (9/7/2017).

Karenanya, Ketua DPP Partai Gerindra bidang Advokasi ini mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian, memberikan garansi kepada masyarakat untuk segera mengungkap pelaku teror Novel.

"Kalau saya jadi Kapolri, saya akan berikan garansi enam bulan untuk ungkap kasus ini. Kalau gagal, saya mundur," ucap Habib.

(Baca juga: Polri Angkat Bicara Soal Anggapan Lamban Cari Peneror Novel)

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, gerakan pemberantasan korupsi yang dimotori KPK kini tengah menghadapi ujian.

Beberapa persoalan yang muncul, di antaranya teror terhadap Novel dan hak penyelidikan (angket) KPK yang bergulir di DPR, kata Ray, telah mengalihkan fokus KPK dari kerja pemberantasan korupsi.

"Harus diakui Novel termasuk penyidik terbaik. Dengan tidak berfungsinya Novel, sedikit banyak KPK telah dilemahkan dari segi penyidiknya," kata Ray kepada Sindonews.
(maf)
Berita Terkait
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Polisi Buru Pelaku Penyiraman...
Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras pada Sejoli di Cengkareng
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman...
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Polisi: Kadarnya 90 Persen
Berita Terkini
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved