Tanpa Novel Baswedan, KPK Telah Dilemahkan

Minggu, 09 Juli 2017 - 14:42 WIB
Tanpa Novel Baswedan,...
Tanpa Novel Baswedan, KPK Telah Dilemahkan
A A A
JAKARTA - Penyelidikan kasus teror terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum menemui titik terang.

Dalam waktu bersamaan, konsistensi KPK juga tengah diuji dengan bergulirnya hak penyelidikan di DPR.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, gerakan pemberantasan korupsi yang dimotori KPK kini tengah menghadapi ujian.

Beberapa persoalan yang muncul, di antaranya teror terhadap Novel dan hak penyelidikan (angket) KPK yang bergulir di DPR, kata Ray, telah mengalihkan fokus KPK dari kerja pemberantasan korupsi.

"Harus diakui Novel termasuk penyidik terbaik. Dengan tidak berfungsinya Novel, sedikit banyak KPK telah dilemahkan dari segi penyidiknya," kata Ray kepada SINDOnews, Minggu (9/7/2017).

Saat ini Novel masih menjalani perawatan akibat disiram air keras oleh dua orang tak dikenal, seusai salat subuh di masjid dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017.

Akibat teror tersebut, kedua matanya mengalami luka. Penyidik yang beberapa kali membongkar kasus besar itu pun harus menjalani perawatan di Singapura. Hingga kini belum terungkap siapa pelaku teror terhadap Novel. Hingga kini Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus tersebut. (Baca juga: KPK-Polda Metro Jaya Tukar Informasi Soal Novel Baswedan )

Ray menyesalkan, pelemahan terhadap KPK terlihat di tengah lembaga antikorupsi itu mengusut kasus besar seperti korupsi e-KTP dan mega skandal likuiditas BLBI.

Sebagai salah satu komponen masyarakat sipil yang mendukung gerakan antikorupsi, Ray berharap KPK tetap fokus menyelesaikan kasus-kasus besar sebagaimana yang dikehendaki masyarakat.

"Harapan dan kepercayaan publik terhadap KPK masih tinggi jika dibanding lembaga negara lainnya. Kami meminta KPK tetap fokus mengungkap kasus besar meski hal itu tidak mudah," ucapnya.
(dam)
Berita Terkait
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Hakim Bilang Pelaku...
Hakim Bilang Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Amatir, Novel: Apa Dia Nyuruh Diulang Lebih Profesional?
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Polisi Buru Pelaku Penyiraman...
Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras pada Sejoli di Cengkareng
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman...
Tangkap 3 Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Polisi: Kadarnya 90 Persen
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved