KKHI Madinah Butuh Alat Bantu Jantung dan Pernapasan

Selasa, 20 Juni 2017 - 11:24 WIB
KKHI Madinah Butuh Alat...
KKHI Madinah Butuh Alat Bantu Jantung dan Pernapasan
A A A
JAKARTA - Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah berharap pemerintah menyediakan alat bantu pacu jantung atau elektro kardiologi (EKG), dan alat bantu pernapasan (nebulizer) bagi Tim Gerak Cepat (TGC). Tim ini sendiri bersifat mobile dengan kekuatan dokter spesialis, dokter umum dan dua perawat.

"Tim ini melakukan jemput bola dengan visitasi ke pemondokan. Jadi kami tidak lagi menunggu di KKHI tapi bergerak mendekati jamaah haji. Kami harapkan alat ada di tiap sektor," ujar Ika Nurfarida Sholeh, Kasubsi KKHI Madinah saat mengikuti rapat koordinasi Daker Madinah di Jakarta, baru-baru ini.

Bila permintaan ini tidak bisa dipenuhi, lanjut dia, maka usaha mendekatkan pelayanan kepada jamaah untuk kasus-kasus emergensi tidak bisa maksimal. "Sebenarnya kemungkinan menyelamatkan jamaah dalam satu periode tertentu atau golden period jadi akan sedikit tertunda. Ada hambatan, meskipun alat itu bukan solusi untuk semua masalah kesehatan yang kami jumpai di lapangan," paparnya.

Satu set perangkat itu memang bukan jaminan bisa menyelamatkan jamaah. Namun, setidaknya bisa untuk menyelamatkan nyawa jamaah yang menghadapi masalah jantung dan paru-paru.

Diakuinya jumlah petugas kesehatan haji 2017 memang tidak ideal dalam melayani jamaah haji. Tetapi itu bukan halangan melayani jamaah.

Strateginya ialah lebih meningkatkan akses dari jamaah itu supaya lebih mudah mendapatkan pertolongan segera. Karena memang dari angka statistik kasus yang terbanyak adalah penyakit paru-paru dan jantung. Terkait obat-obatan, Pusat Kesehatan Haji berkomitmen bahwa penyediaannya tidak boleh kekurangan.

Di tempat yang sama Ketua Daker Madinah, Amin Handoyo mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi permintaan KKHI. Hanya dia tak bisa menjanjikan bisa memenuhi permintaan para tenaga kesehatan.
(kri)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Mitra Fahrudin Kantongi...
Mitra Fahrudin Kantongi Dukungan dari BM PAN DIY
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved