OTT KPK Buat Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Terusik

Senin, 05 Juni 2017 - 07:00 WIB
OTT KPK Buat Laporan...
OTT KPK Buat Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Terusik
A A A
LAMA pemerintah mendapatkan opini WTP (wajar tanpa pengecualian). Tapi, penantian 12 tahun itu tercoreng kasus operasi tangkap tangan KPK terhadap Irjen Kemendes.

Peristiwa memalukan ini jelas telah menuangkan nila yang menyebabkan susu sebelenga. Gara-gara KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes) terkait dugaan jual beli opini wajar tanpa pengecualian (WTP), pandangan masyarakat terhadap raihan predikat WTP atas laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) 2016 menjadi sedikit terusik.

Daris kasus OTT ini muncul keraguan jika banyak kementerian atau lembaga (KL) yang memperoleh predikat serupa tak lepas dari permainan yang sama. "Kasus OTT itu secara tidak langsung berpengaruh pada predikat WTP LKPP 2016. Publik mulai tidak percaya dengan situasi ini, bahwa WTP dapat diperjualbelikan," ujar Apung Widadi, Deputi Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra).

Kasus dugaan jual beli WTP yang menimpa Irjen Kemendes memang tak lepas dari sulitnya mendapatkan predikat tersebut. Pasalnya, BPK dalam melaksanakan tugasnya berpegang pada empat prinsip yang harus terpenuhi, seperti kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan. Sistem pengendalian internalnya harus kuat serta penyajian datanya itu cukup.

Bukan tidak mungkin kasus ini bakal menjadi pintu gerbang buat KPK untuk memasuki kementerian dan lembaga yang bermain mata dengan BPK? Mau tahu ulasannya? Baca selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 14/VI/2017 yang terbit Senin (5/6/2017).
OTT KPK Buat Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Terusik
(bbk)
Berita Terkait
Jurnalis KORAN SINDO...
Jurnalis KORAN SINDO Juara 1 Lomba Jurnalistik 2022 BPK
Kemnaker Bertekad Pertahankan...
Kemnaker Bertekad Pertahankan Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved