Wiranto Minta Usut Tuntas Kasus Pemberian Predikat WTP

Senin, 29 Mei 2017 - 15:21 WIB
Wiranto Minta Usut Tuntas...
Wiranto Minta Usut Tuntas Kasus Pemberian Predikat WTP
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyesalkan, ‎aksi dugaan suap pejabat di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terhadap auditor utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Wiranto menyesalkan aksi suap tersebut karena dilakukan oleh dua lembaga berbeda untuk memul‎uskan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan dari BPK dalam memberikan predikat laporan keuangan ke pemerintah.

‎"Kita serahkan pengusutan secara tuntas (kepada KPK) agar kepercayaan terhadap pemeriksaan ini bisa terus mendapatkan satu pertanggungjawaban sendiri," kata Wiranto usai memberikan sambutan kegiatan penyerahan LHP Keuangan Kementerian/Lembaga di Pusdiklat BPK, Kalibata, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Wiranto meminta agar kasus suap tersebut diusut sampai tuntas. Pasalnya dia menilai, penilaian BPK terhadap laporan keuangan pemerintah tidak boleh disalahgunakan. Sehingga hasil penilaian tersebut bisa dipertanggungjawabkan kepada publik secara transparan dan akuntabel.

"Oleh karena itu kalau ada temuan seperti itu dan ada oknum yang salah gunakan kewenangan itu ya tindak dengan tegas supaya tak menjalar ke petugas lain," ujarnya.

(Baca juga: DPR Kaget KPK OTT Pegawai BPK Terkait Pemberian Opini WTP)


Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan sejumlah pihak pada Sabtu 27 Mei 2017 lalu. Penangkapan ini diketahui terkait suap pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2016 terhadap Kemendes PDTT.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendes PDTT Sugito (SUG) dan pejabat eselon III Kemendes PDTT diduga selaku pemberi suap, dan Auditor Utama BPK Rochmadi Saptogiri (RS) dan auditor BPK Ali Sadli (ALS) diduga penerima suap.
(maf)
Berita Terkait
Kemnaker Bertekad Pertahankan...
Kemnaker Bertekad Pertahankan Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved