Yorrys Raweyai Belum Terima Surat Peringatan dari DPP Golkar

Minggu, 07 Mei 2017 - 18:08 WIB
Yorrys Raweyai Belum...
Yorrys Raweyai Belum Terima Surat Peringatan dari DPP Golkar
A A A
JAKARTA - Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Yorrys Raweyai mengaku belum menerima surat peringatan dari partainya‎. Maka itu, Yorrys ogah menanggapi kabar dirinya ditegur setelah menyebut Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto bakal menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

"Gue belum tanggapi, karena gue belum terima (surat teguran, red)," ujar Yorrys di Hotel Puri Denpasar, Jakarta Selatan, Minggu (7/5/2017).

Dirinya mengaku mengetahui kabar dirinya ditegur DPP Partai Golkar dari pemberitaan media massa. "‎Saya sendiri belum mengerti, mekanismenya bagaimana, nanti setelah gue baca baru mengerti mekanismenya," tuturnya.

Karena itu, dirinya kembali menegaskan ogah menanggapi‎ kabar adanya surat peringatan dari partainya itu. "‎Buat apa kita tanggapi, buang buang energi saja," ucapnya.‎

Namun, dia menjelaskan bahwa Partai Golkar bukan milik pribadi. Dia menambahkan, jika Golkar ingin menjadi partai milik rakyat harus mengubah sistem di dalamnya.

"Sehingga kita merubah seluruh substansi dari mekanisme dari partai itu, dia jadi public party, jadi dia harus berubah, milik semua, jadi dia bagaimana menjadikan Golkar jadi partai rakyat, kita mau menang kan, ini lah partai modern yang mau kita rumuskan itu," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved