Sengkarut Kompleks Militer di Tanah Pertamina

Senin, 01 Mei 2017 - 10:07 WIB
Sengkarut Kompleks Militer...
Sengkarut Kompleks Militer di Tanah Pertamina
A A A
BERHARAP berujung manis. Itulah harapan yang kini ada di benak warga Kompleks Yonhub Dithubad di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka tetap berupaya terus mempertahankan rumah di tengah layangan Surat Peringatan (SP) 1 dan 2 yang sudah diberikan Kodam Jaya.

Asep Hermantika, salah satu warga yang tinggal di Kompleks Yonhub Dithubad (sekarang Purna Dharma Caraka-PDC) itu merasa tidak tenang karena Kodam Jaya bermaksud mengambil alih rumah seluas 300 meter yang ditempatinya. Asep bersama 374 kepala keluarga (KK) lainnya telah menempati kompleks militer itu sejak pertengahan 1970. "Kami sudah dikasih SP (surat peringatan) 1 dan 2,"ujarnya lesu.

Asep bercerita Kodam Jaya telah melakukan sosialisasi sejak 25 Agustus 2016 lalu soal pengambilalihan kompleks. Perwakilan Kodam menyatakan akan mengambil alih dan merelokasi warga.

Namun, ketika sesi tanya jawab, pihak Kodam tidak bisa menjawab dan pergi begitu saja. Lama tak terdengar, pada 17 Maret lalu, Kodam mengeluarkan SP 1. Pada 4 April menyusul SP 2 dengan isi warga harus mengosongkan rumah dalam waktu 15 hari.

Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa para warga Kompleks Yonhub Dithubad yang mayoritas purnawirawan perwira itu terancam terusir dari rumah yang sudah dihuni puluhan tahun. Anda bisa mengikuti cerita lengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi No.9/VI/2017, yang terbit Senin (1/5/2017)
Sengkarut Kompleks Militer di Tanah Pertamina
(bbk)
Berita Terkait
Terdakwa Keterangan...
Terdakwa Keterangan Palsu dan Duplikasi Sertifikat Kembali Jalani Sidang di PN Jakpus
Perjanjian Nominee Terkait...
Perjanjian Nominee Terkait Hak Milik Tanah Dinilai Penyelundupan Hukum
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Terobosan Kejari Tanjungpinang...
Terobosan Kejari Tanjungpinang Tangani Sengketa Lahan di Kedai Kopi
Penyerobotan Tanah di...
Penyerobotan Tanah di Bintaro, Penggarap Lahan Minta Polisi Turun Tangan
FPAK Desak Pemerintah...
FPAK Desak Pemerintah Berikan Hak Tanah untuk Rakyat Kampar
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved