Bang Yos Sebut Tulisan Allan Nairn Minim Data dan Fakta

Selasa, 25 April 2017 - 10:12 WIB
Bang Yos Sebut Tulisan...
Bang Yos Sebut Tulisan Allan Nairn Minim Data dan Fakta
A A A
JAKARTA - Laporan jurnalis Amerika Serikat (AS) Allan Nairn tentang upaya makar di Indonesia melalui sejumlah aksi bela Islam, terus mendapat kritikan. Kali ini, kritikan itu datang dari mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Yos ini, laporan Allan yang dimuat di The Intercept, kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh portal Tirto.id, tidak didukung data dan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Saya rasa tulisan itu tidak didukung data atau fakta yang bisa dipertanggungjawabkan," kata Bang Yos kepada SINDOnews, Selasa (25/4/2017).

Maka itu, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta dua periode ini, laporan Allan Nairn mengenai dugaan keterlibatan TNI dan sejumlah tokoh dalam upaya makar diabaikan saja.

"Tidak ada dalam sejarah TNI melakukan makar, baik yang masih aktif maupun purnawirawan, kesimpulannya abaikan saja," pungkasnya.

(Baca juga: Hembuskan Isu Makar, Allan Nairn Ingin Ciptakan Kekacauan di Indonesia)

Sementara pengamat militer Universitas Pertahanan, Salim Said mengatakan, Allan Nairn diyakini tidak mengerti betul tentang Indonesia. Sehingga tulisan yang dibuat Allan tentang upaya makar di Indonesia, tidak perlu dipercaya.

"Jangan percaya cerita dari Allan, dia enggak mengerti Indonesia," kata Salim Said, di Hotel Puri Denpasar, Kuningan, Jakarta, kemarin.

Salim Said menilai, laporan investigatif Allan Nairn mengenai dugaan keterlibatan TNI dan sejumlah tokoh dalam upaya makar adalah spekulatif.

Dirinya pun tidak mempercayai laporan jurnalistik Allan yang dimuat di The Intercept, kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia portal online Tirto.id. "Saya tidak percaya terhadap analisanya Allan Nairn, sangat spekulatif. Jadi enggak usah terlalu diperhatikan," paparnya.
(maf)
Berita Terkait
Makar dan Penertiban...
Makar dan Penertiban Kognitif
Permohonan Kabur, MK...
Permohonan Kabur, MK Tolak Gugatan Istri Terdakwa Pembubaran NKRI
Cerita Kepala Desa Karang...
Cerita Kepala Desa Karang Sari Ditawari Jadi Panglima Khilafatul Muslimin
3 Pelaku Makar Negara...
3 Pelaku Makar Negara Federal Republik Papua Barat Dibekuk
Dilaporkan ke Polisi...
Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Saiful Mujani: Hak Warga untuk Melapor
Pemerintahan ULMWP di...
Pemerintahan ULMWP di Bumi Papua Upaya Makar
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved