Gara-gara Ahok, Elektabilitas Jokowi dan PDIP Melorot

Minggu, 23 April 2017 - 14:20 WIB
Gara-gara Ahok, Elektabilitas...
Gara-gara Ahok, Elektabilitas Jokowi dan PDIP Melorot
A A A
JAKARTA - Gelaran Pilkada DKI Jakarta dinilai membuat konstelasi politik akan berjalan semakin dinamis. Konstelasi itu dianggap akan mempengaruhi peta politik di Pemilu 2019 mendatang.

Menurut pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno, ‎peta politik jika dihubungkan dengan kontestasi politik secara nasional adalah kegagalan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memenangkan pasangan Ahok-Djarot di Pilkada DKI.

‎"Efek negatif Ahok yang selama pilkada akan berpengaruh signifikan ke PDIP maupun Jokowi di masa yang akan datang," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Minggu (23/4/2017).

Menurut Adi, hal itu masih ditambah kegagalan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu gagal melanggengkan posisi Rano Karno sebagai Gubernur Banten dua periode.

"Tinggal tiga provinsi kunci, yakni Jabar, Jatim, dan Jateng yang menjadi pertaruhan hidup mati PDIP pada pilkada serentak 2018," ungkapnya.

Menurutnya, dari tiga provinsi kunci tutur dia, di Jawa Barat, PDIP dipandang tengah krisis kader. Hal itu masih ditambah dampak PDIP yang mengusung calon yang terbelit kasus dugaan penistaan agama.

Di Jawa Tengah kata Adi, meski Gubernur Ganjar Pranowo masih mendapat tempat yang utama di hati partai berlambang banteng moncong putih, namun Ganjar saat ini dikait-kaitkan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

(Baca juga: KMP Bakal Reuni dan Kembali Usung Prabowo di Pilpres 2019)

Sementara di Jawa Timur, meski Wali kota Surabaya Tri Risma Hariani menjadi jawara yang tak tertandingi, namun PDIP rupanya tak akan menang dengan mudah. Pasalnya, banyak pesaing dengan figur yang kuat bermunculan seperti wakil gubernur Saifullah Yusuf dan Mensos, Khofifah Indar Parawansa.

Diakuinya, sentimen negatif Pilkada DKI dianggap akan mempengaruhi elektabilitas PDIP dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai representasi penguasa politik saat ini.

"Jika PDIP tak mampu memenangkan pertarungan di wilayah kunci itu, Pilpres 2019 akan sulit bagi PDIP dan Jokowi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jokowi Tidak Diundang...
Jokowi Tidak Diundang Rakernas PDIP, Pengamat: Penegasan Tidak Satu Gerbong Lagi
Tidak Diundang ke Rakernas...
Tidak Diundang ke Rakernas V PDIP, Jokowi: Tanyakan ke yang Mengundang
Jokowi Dipastikan Tak...
Jokowi Dipastikan Tak Hadir di Rakernas PDIP, Pilih ke Istana Yogya
Pratikno Ungkap Reaksi...
Pratikno Ungkap Reaksi Jokowi Diisukan Cawe-cawe di Kepengurusan Baru PDIP
Jokowi Dinilai Layak...
Jokowi Dinilai Layak Pimpin PDIP Gantikan Megawati
Profil Maruarar Sirait...
Profil Maruarar Sirait yang Keluar dari PDIP untuk Mengikuti Jokowi
Berita Terkini
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved