Gelar Dialog, Menaker Ajak Serikat Pekerja Lesehan

Rabu, 19 April 2017 - 13:20 WIB
Gelar Dialog, Menaker...
Gelar Dialog, Menaker Ajak Serikat Pekerja Lesehan
A A A
JAKARTA - Pendapat boleh berbeda, kepentingan bisa saling berhadapan, namun tidak berarti tidak bisa duduk bersama saling sapa dan dan tertawa bersama. Itulah hal yang ditekankan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri dalam membangun relasi dengan para pekerja dan pengusaha.

”Dalam beberapa hal, posisi pemerintah dan pekerja berbeda pandangan. Namun tak berarti keduanya tak bisa duduk bersama, mencari solusi. Inilah pentingnya dialog sosial,” kata Menteri Hanif saat melakukan pertemuan informal dengan para pemimpin serikat pekerja di rumah dinas menteri, Kompleks Widya Chandra, Selasa 18 April 2017 malam dalam rilis yang diterima SINDOnews.

Dialog sosial menjadi penting karena tak semua persoalan ketenagakerjaan diselesaikan dengan pendekatan hukum formal yang saling berhadapan secara hitam-putih. Jika bisa persoalan bisa diselesaikan dengan dialog, tak perlu saling bersitegang.

Malam itu, Hanif mengundang puluhan pimpinan federasi dan konfederasi serikat pekerja. Duduk lesehan bersama, mendiskusikan dinamika ketenagakerjaan, sambil menikmati hidangan ala kadarnya, ditutup dengan bernyanyi dan bermain musik.

Tak jarang, antara Menaker dan serikat pekerja berbeda pendapat. Misalnya salah seorang pemimpin serikat pekerja menganggap program pemagangan nasional yang digagas pemerintah berpotensi dijadikan pengusaha untuk merekrut tenaga kerja murah. Namun pemerintah menyatakan bahwa pemagangan adalah salah satu cara cepat meningkatkan skill calon pekerja.

Di tengah obrolan, Hanif mengatakan, suhu politik DKI Jakarta tak akan sepanas ini jika para pendukung kandidat bisa duduk bersama, berdialog dan bercanda. ”Harusnya para pendukung kandidat gubernur meniru dialog sosial seperti malam ini, agar Jakarta adem,” kelakar Hanif disambut tawa hadirin.

Secara berkala Hanif menggelar dialog sosial dengan para pimpinan serikat pekerja, para pengusaha, dan HRD perusahaan. Forumnya selalu sama yakni duduk lesehan, hidangan ala kadarnya, ditutup dengan bermain musik.

Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos yang beberapa kali hadir mengapresiasi cara Hanif membangun dialog dengan serikat pekerja. ”Meski kadang tidak langsung menemukan titik temu, namun dialog tetap terbangun,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Serikat Pekerja Nasional Total Indonesia (SPNTI) Budi Satria. ”Dialog harus selalu dibangun, sehingga ditemukan win win solution dalam memecahkan problem ketenagakerjaan,” kata Budi.
(poe)
Berita Terkait
Pekerja Migran Kembali...
Pekerja Migran Kembali ke Luar Negeri Dilakukan Bertahap
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Persiapan Membuka Kembali...
Persiapan Membuka Kembali Penempatan 'Pahlawan Devisa' ke Luar Negeri
Mau Dikirim Kembali...
Mau Dikirim Kembali ke Luar Negeri, Calon Pekerja Migran Harus Punya Kriteria Ini
Sebabkan Negara Rugi,...
Sebabkan Negara Rugi, Perintah Pengadaan Sistem Proteksi TKI di Kemnaker Diusut KPK
Penempatan Pekerja Migran...
Penempatan Pekerja Migran Dinilai Harus Sesuai Nilai Kemanusiaan
Berita Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved