TNI Dukung Tol Udara untuk Wujudkan RI Poros Maritim Dunia

Minggu, 09 April 2017 - 15:50 WIB
TNI Dukung Tol Udara...
TNI Dukung Tol Udara untuk Wujudkan RI Poros Maritim Dunia
A A A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mendukung pembangunan tol udara. Kebijakan itu dinilai mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Ungkapan itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto dalam amanatnya saat peringatan HUT ke-71 TNI AU di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2017).

Menurut Hadi, saat ini wilayah udara bukan lagi wilayah kosong yang tidak bermakna. Wikayah udara sangat menentukan bagi kedaulatan negara, kepentingan nasional dan kelangsungan hidup bangsa.

"Bercermin dari hal itu, TNI AU perlu berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan mendukung terwujudnya tol udara sehingga penetapan satu harga di seluruh Indonesia bisa terwujud," ujarnya.

Mantan Komandan Pangkalan Udara Malang ini menjelaskan, keinginan pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia untuk menjamin kedaulatan dan integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengamankan sumber daya alam dan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) memerlukan angkatan udara yang kuat.

"Kehadiran kekuatan udara bukan hanya sebagai deteren power, melainkan juga memiliki nilai ekonomis. Dimensi kedirgantaraan yang menjadi pengabdian TNI AU telah berkembang menjadi spektrum yang semakin cepat dan signifikan," kata Hadi.

Hadi menyadari, untuk mencapai kekuatan udara yang modern dan kapabel bukan hal mudah.Membangun Angkatan Udara yang modern membutuhkan anggaran besar, termasuk dukungan politik negara.

"Mohon doa agar TNI AU ke depan menjadi lebih baik dan lebih siap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," ucapnya.

Hadi juga menekankan dan memprioritaskan pentingnya keselamatan terbang kerja. Hal itu menjadi tolok ukur keberhasilan setiap menjalankan tugas.

"Peran TNI AU harus sejalan dengan visi dan misi pemerintah yang dirumuskan ke dalam Nawa Cita. Di antaranya, menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberi rasa aman kepada masyarakat," katanya.

Implementasi hal itu, kata dia, konsep gelar kekuatan harus didasarkan pada ancaman yang potensial dan faktual. Serta gelar kekuatan yang merata dari alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang merata sehingga mampu memberikan rasa aman bagi seluruh warga karena ruang udaranya telah dijaga.

"TNI AU juga perlu melakukan perbaikan di berbagai lini, baik dalam aspek perencanaan, pengorganisasian maupun pelaksanaan pengawasan. Keempat aspek tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan," ucapnya. (sucipto)
(dam)
Berita Terkait
Mengenal I Made Susila...
Mengenal I Made Susila Adnyana, Jebolan AAU 1990 yang Resmi Jabat Danseskoau
Deretan Brevet Pangkoopsudnas...
Deretan Brevet Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tonny Harjono, Jebolan AAU 1993
KSAU Bersama Jajaran...
KSAU Bersama Jajaran Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Panglima TNI
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
KSAU Marsekal TNI Fadjar...
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo Hadiri Simposium Ketahanan Udara di Australia
Kolonel dr Berlian Lanjutkan...
Kolonel dr Berlian Lanjutkan Estafet Kepemimpinan RS Pusat Angkatan Udara
Berita Terkini
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved